DhohoTV - Sosial

Ratusan Warga Bertahan Di Lokasi Pengungsian Trenggalek Jatim

Oleh : redaksi Rabu, 08 Maret 2017

Keterangan : Empat hari pacsa kejadian bencana tanah bergerak di dusun pakel, desa prambon, kecamatan tugu, kabupaten trenggalek, jawa timur, ratusan warga masih bertahan mengungsi di tenda darurat, dan rumah-ruma

Bagikan

Warga dusun pakel, desa prambon, kecamatan tugu, trenggalek, jawa timur, berbagai usia, mulai memadati lokasi pengungsian sejak petang hingga subuh. Sedangkan untuk siang hari, seluruh warga yang masuk zona rawan terdampak longsor kembali ke rumah, dan beraktivitas sesuai pekerjaan masing-masing.

Menurut warga, saat ini puluhan rumah warga yang berada di dua r-t telah dikosongkan, sedangkan seluruh perabot rumah tangganya diungsikan ke rumah penduduk yang lain. Warga belum bisa memastikan, kapan bisa pulang, dan menghuni rumahnya seperti sedia kala, mengingat saat ini, kondisi pergerakan tanah yang ada di ata perkampungan warga masih terus terjadi.

Sementara itu, kapolsek tugu, iptu bambang purwanto, mengatakan saat ini jumlah pengungsi yang berada diperkampungan warga maupun di tenda pengungsian, mencapai 165 orang yang terdiri dari 55 kepala keluarga. Dari 165 pengungsi, sebagian besar lebih memilih untuk menumpang di rumah sanak saudara maupun rumah penduduk lain yang lokasinya relatif lebih aman. Sedangkan untuk yang berada di tenda pengungsian dan mushala didekatnya mencapai 45 jiwa.

Terkait pengungsi dan lokasi disekitarnya, saat ini di jaga dan diawasi langusung oleh aparat gabungan dari polisi, t-n-i, tagana, basarnas, dinas kesehatan trenggalek, maupun warga setempat. Polisi melakukan penjagaan selama 24 jam penuh, termasuk patroli di zona rawan terdampak pergerakan tanah terutama di rumah-rumah penduduk yang telah dikosongkan, dan ditinggal mengungsi.
Sebelumnya, lereng yang berada di belakang berkampungan warga di dusun pakel, desa prambon, longsor, dan skala pergerakan tanah tersebut cukup besar, sehingga mengancam puluhan rumah penduduk yang ada di bawahnya. Dari Trenggalek Nada Wianto.