DhohoTV - Sosial

Bupati Kukuhkan Tim Saber Pungli Cegah Adanya Pungutan Liar Blitar

Oleh : redaksi Selasa, 07 Maret 2017

Keterangan : Masih ada terjadinya praktek pungutan liar dalam pelayanan publik di kabupaten blitar, bupati blitar membentuk tim unit satuan tugas sapu bersih pungutan liar (saber pungli) di wilayahnya. Tim yang me

Bagikan

Pasca tertangkapnya salah satu oknum kepala desa soso, dalam operasi tangkap tangan yang di lakukan tim saber pungli polres blitar beberapa hari lalu, terkait kasus pungutan liar dalam proses kepengurusan  sppt kepada salah satu warganya, pemerintah kabupaten blitar serius memberantas praktek pungli di wilayahnya.

Terbukti di pendopo kanigoro kabupaten blitar, bupati blitar melaksanakan pengukuhan tim unit satuan tugas sapu bersih pungli kepada puluhan personil. Dalam tim unit satuan tugas tersebut melibatkan lintas sektor mulai dari polres kabupaten, polres kota, kodim, subdenpom, kejaksaan serta skpd dan elemen masyarakat.
Tugas dari tim unit satgas saber pungli ini meliputi dari, membangun sistem pencegahan dan memberantas, mengumpulkan data, merngkondisikan dan merencanakan serta melaksanakan operasi tangkap tangan (ott).

Bupati blitar rijanto mengatakan, pembentukan tim unit saber pungli ini tertuang dalam, perpres no 87 tahun 2016 dan perbup no 118/592/kpts/013 tahun 2016. Secara nasional mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten. Dengan tujuan mampu mengawal tindak pidana pungli secara efektif dan efisien dalam rangka mewujudkan pelayanan yang bebas pungli. Selain itu juga untuk, membangun tata kelola pemerintahan yang baik dan benar.

Lebih lanjut bupati menambahkan, di harapkan dari tim unti satgas saber pungli ini pihaknya mentargetkan kabupaten blitar nantinya akan terbebas dari beragam bentuk praktek  pungutan liar.mengingat, bentuk praktek pungutan liar ini sangat merusak kehidupan sendi berbangsa dan bernegara sehingga perlu ada tindakan yang serius dan cepat. Agar pelayanan publik yang prima bisa  di rasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dari Blitar Moh Aji.