DhohoTV - Sosial

Kakak Beradik Bersekongkol Curi Rokok Senilai 400 Juta, Untuk Modal Usaha Persewaan Perlengkapan Alat Pesta Tulungagung

Oleh : redaksi Jumat, 03 Maret 2017

Keterangan : Kekompakan kakak beradik di tulungagung , niat untuk merintis usaha persewaan perlengkapan alat pesta, tidak patut di tiru, bagaimana tidak , sebagai modal usaha, dari uang hasil penjualan rokok ,

Bagikan

Penangkapan kedua tersangka pencurian a-d (andriyanto) ,  dan f-a (febri ariyadi) , merupakan kakak adik , warga desa nglurup , kecamatan sendang , tulungagung ,  oleh anggota unit reskrim polsek ulungagung kota ini , berawal dari laporan korban sunaryadi wijaya,  pemilik toko di jalan piere tendean,  kelurahan kenayan , yang curiga dengan stok rokok di gudang,  tidak sesuai dengan catatan keluar masuknya barang.

Awal dari penyelidikan yang dilakukan polisi , kecurigaan mengarah pada tersangka f-a,  yang bekerja di toko tersebut,  dan dilakukan penangkapan . Saat di tangkap ,  f-a , sempat mengelak serta menantang polisi,  untuk membuktikan,  namun setelah ditunjukkan sejumlah bukti dan keterangan kakaknya,  tersangka a-d,  serta saksi lainnya ,  tersangka tidak dapat berkutik lagi .

Dalam melakukan aksinya,  kedua tersangka ini , berbagi tugas,  f-a yang bekerja di toko,  mengambil rokok dari gudang,  kemudian menyerahkannya kepada a-d,  di tempat yang telah disepakati. Aksi pencurian yang telah dilakukan sejak tahun 2013 , dilakukan sebanyak 3 hingga 4 kali dalam seminggu,  dan setiap kali beraksi, tersangka mengambil 30 hingga 60 slop rokok berbagai merek.  Sedangkan total uang hasil penjualan rokok curian tersebut ,  di taksir lebih dari 400 juta rupiah.

Uang dari hasil kejahatan tersebut ,  oleh kedua tersangka digunakan sebagai modal merintis usaha persewaan perlengkapan alat pesta . Selain dua tersangka tersebut,  polisi juga mengamankan,  sejumlah barang bukti lain,  yakni puluhan slop rokok berbagai merk,  uang puluhan juta rupiah hasil ,  kendaraan pick up ,  terop,  mesin genset ,  seperangkat sound sistem , kursi dan sejumlah kotak berisi piring.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,  kini kedua tersangka kakak-beradik,  harus mendekam di sel tahanan mapolsek tulungagung kota,  dan keduanya bakal di jerat pasal 363 k-u-h-p tentang pencurian,  dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara . Dari Tulungagung Nada Wianto.