DhohoTV - Sosial

Cabai Kering Import Banjiri Pasar Tradisional Blitar

Oleh : redaksi Jumat, 24 Februari 2017

Keterangan : Sejak sebulan terakhir, cabe import membanjiri pasar tradisinal di kota blitar, jawa timur. Cabe yang beredar di kota proklamator tersebut, berasal dari india dan thailand yang harganya jauh lebih mur

Bagikan

Cabe masih menjadi momok bagi kaum ibu-ibu rumah-tangga, karena harganya yang hingga kini masih tetap tinggi dan sulit dikendalikan. Namun sejak sebulan terakhir, cabe kering import asal india dan thailand membanjiri pasar-pasar tradisional di kota blitar.
Seperti di pasar legi kota blitar misalnya. Cabe kering import diminati oleh para konsumen karena harganya yang jauh lebih mutah. Selain itu, rasa pedas cabe import juga tidak kalah dengan cabe lokal, sehingga membuat ibu rumah-tangga terbantu.

Salah seorang pedagang di pasar legi mengatakan, kwalitas cabe import lebih bagus ketimbang cabe lokal. Karena cabe import masih basah langsung diopen dan dikeringkan, namun untuk cabe lokal, menunggu busuk baru dikeringkan. Selain itu harga cabe import juga tergolong murah, yakni enam puluh ribu rupiah perklonya.

Hingga kini, harga cabe rawit masih tinggi, yakni berkisar 140 ribu perkilonya. Banyak konsumen yang mengeluhkan tentang tingginya harga cabe segar lokal, terutama cabe rawit merah. Dari Blitar Moh Aji.