DhohoTV - Sosial

Curi Celana Dalam Wanita Tertanggkap Masa Kediri

Oleh : redaksi Rabu, 08 Februari 2017

Keterangan : Seorang remaja di kota kediri - jawa timur nyaris menjadi bulan-bulanan massa setelah mencuri celana dalam milik janda, pelaku juga berusaha memperkosa korban yang tengah tidur di kamar kosnya.

Bagikan

Ahmad yunianto digiring petugas unit reskrim polsek kediri kota ke ruang penyidikan, setelah tertangkap mencuri pakaian dalam milik a-n, seorang janda dari tempat kos korban di kelurahan balowerti, kota kediri. Pemuda asal desa waningpaten, kecamatan gampengrejo, kabupaten kediri ini nyaris digebuki wara yang merasa geram dengan perbuatannya.
Aksi nekat pelaku berlangsung tengah malam saat para penghuni kos tertidur pulas. Pelaku masuk dengan cara menerobos pagar, kemudian memanjat tembok menuju ke lantai dua tempat korban tinggal. Pelaku kemudian mengambil beberapa pakaian dalam korban yang dijemur di luar kamar.

Namun saat akan kembali, pelaku melihat pintu kamar korban tidak terkunci dan korban tidur hanya memakai celana pendek. Seketika timbul hasrat pelaku untuk berbuat tak senonoh. Setelah mengambil barang-barang berharga milik korban berupa, dompet, kartu atm, uang dan handphone kemudian pelaku langsung memperkosa korban.

Korban yang terkejut seketika berteriak, sehingga pelaku langsung kabur. Warga setempat yang mendengar teriakan korban berdatangan untuk menangkapnya. Beruntung petugas dari kepolisian polsek kediri kota datang untuk mengamankan pelaku dari amuk massa.
Terpisah, kanit reskrim polsek kediri kota iptu widodo mengatakan,pelaku mencuri pakaian dalam korban karena terangsang. Pelaku sudah lama menaruh hasrat terhadap korban, sejak masih bekerja sebagai kuli bangunan yang memasang aving di sekitar rumah kos.

Berdasarkan hasil penyidikan petugas, ternyata pelaku pernah melakukan aksi pencurian celana dalam di kabupaten tulungagung, namun tidak ketahuan. Sementara itu akibat perbuatannya, kini pelaku dijerat dengan pasal 363 kuhp tentang pencurian dengan pemberatan. Dari Kediri Budi Sutrisno.