DhohoTV - Sosial

Disnak Tulungagung Sejumlah Ternak Sapi Mati Mendadak Bukan Serangan Antraks Tulungagung

Oleh : redaksi Kamis, 26 Januari 2017

Keterangan : Dinas peternakan tulungagung, jawa timur, akhirnya angkat bicara, setelah kejadian sejumlah ternak sapi yang di pelihara warga, mati mendadak, dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Pihak disnak, mema

Bagikan

Keresahan warga desa pinggirsari, kecamatan ngantru, tulungagung, jawa timur, yang memelihara ternak sapi, dan tiba-tiba mati mendadak, yang terjadi dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Di desa pinggirsari ini saja, enam ekor sapi yang telah mati mendadak, dengan jarak kematian antara sapi yang satu dengan yang lainnya, tidak kurang dari satu minggu.

Dari keterangan sejumlah warga yang ternak sapinya, mati mendadak, memiliki kesamaan gejala yang timbul, sebelum sapi mati, yakni ternak sapi tiba-tiba nafsu makan turun, tidak mampu berdiri, dan kejang-kejang, lalu mati. Namun kejadian ini, tidak dilaporkan kepada disnak tulungagung,meski dalam kondisi kejang-kejang, oleh salah seorang warga, dipanggilkan mantri kesehatan hewan.

Menanggapi 6 ekor sapi yang mati mendadak milik sejumlah warga di desa pinggirsasi,tatik andayani, kepala dinas peternakan tulungagung, bahwa kematian ternak sapi tersebut, yang sempat meresahkan warga, tidak lebih disebabkan karena faktor pakan hijauan, atau rumput-rumputan, yang diberikan kepada sapi. Karena pada musim penghujan saat ini, banyak warga memberikan pakan hijauan yang masih muda, ataupun hijaun yang tercemar pestisida.

Dari pakan hijaun yang masih muda tersebut, gejala awal yang terjadi, perut ternak sapi kembung, napas ngos-ngosan, demam tinggi, lalu kejang-kejang, mirip gejala yang dialami sapi milik warga. Sehingga kematian ternak sapi,bukanlah akibat serangan penyakit antraks, yang selama ini dikhawatirkan warga, ataupun peternak sapi.

Akibat kejadian tersebut, pihak disnak tulungagung, saat ini terus melakukan upaya sosialisasi kepada seluruh warga yang memiliki ternak sapi,peternak sapi, dan para jagal, akan gejala-gejala serangan antraks ataupun penyakit lainnya, serta penanganan bangkai sapi, yang mati akibat serangan penyakit. Dari Tulungagung Nada Wianto.