DhohoTV - Sosial

Hasil Panen Padi Melimpah Petani Gelar Lomba Tangkap Ikan Di Sawah Tulungagung

Oleh : redaksi Selasa, 24 Januari 2017

Keterangan : Sebagai ungkapan syukur hasil panen padi yang melimpah, serta mengenalkan kearifan lokal, masyarakat dan petani di tulungagung, jawa timur, menggelar lomba tangkap ikan lele di sawah yang baru saja di

Bagikan


Suasana persawahan di depan pos pendakian gunung budheg, di desa tanggung, kecamatan camprdarat, tulungagung, jawa timur, pada minggu pagi, mendadak ramai. Ribuan warga dari berbagai daerah berkumpul ,untuk mengikuti, dan menyaksikan lomba tangkap ikan lele, yang diadakan di area persawahan tanaman, yang baru saja usai di panen.
Sekitar 500 peserta, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, bahkan wanita, menceburkan diri kesawah yang diairi setinggi lutut orang dewasa, untuk berebut menangkap, ratusan ekor ikan lele yang di sebar, dengan tangan kosong, atau tanpa menggunakan alat apapun. Suasana riuh, saat tangan-tangan peserta menyentuh ikan, air yang bercampur lumpur, membuat tubuh ikan semakin licin dan sulit di tangkap.

Para peserta saling berebut untuk mendapatkan ikan sebanyak-banyaknya ,dan mencari ikan lele yang terdapat tanda pita ditubuhnya, yang menjadi tanda sebagai ikan cantik, dan dapat ditukarkan doorprize dari panitia. Tak pelak tingkah laku para peserta yang berlumur lumpur, mengundang gelak tawa ratusan warga yang menyaksikan dari tepi sawah.

Dalam lomba tangkap ikan ini, panitia menyediakan  sebanyak 3 kuintal ikan lele untuk diperebutkan, dan sejumlah ekor diantaranya di beri tanda pita, dan kegiatan ini digelar bertujuan untuk mendekatkan masyarakat pada alam , serta mengenalkan kearifan lokal , budaya pertanian pertanian masyarakat setempat.

Antusias warga nampak begitu tinggi mengikuti lomba tangkap ikan ini, peserta lomba tidak hanya berasal dari tulungagung saja, juga dari luar kota seperti malang dan surabaya.

Kebanyakan peserta dari luar kota merupakan wisatawan yang baru saja melakukan pendakian di gunung budheg, untuk menikmati keindahan sunrise dari puncak gunung berketinggian sekitar 600 meter diatas permukaan laut, yang berada tidak jauh dari lokasi lomba. Dari Tulungagung Nada Wianto.