DhohoTV - Sosial

Aktivis Gpn Tolak Pemindahan Jasad Tan Malaka Kediri

Oleh : redaksi Senin, 23 Januari 2017

Keterangan : Seruan menolak pemindahan jasad ibrahim datuk tan malaka semakin kencang , kali ini datang dari para aktivis gerakan pemuda nusantara ,g-p-n . Melalui aksi doa bersama dan tabur bunga di makam tan

Bagikan

Setibanya kawasan pemakaman umum desa selopanggung , kecamatan semen , kabupaten kediri , puluhan aktivis gerakan pemuda nusantara atau g-p-n kediri langsung menyuarakan penolakan terhadap pemerintah kabupaten lima puluh kota, provinsi sumatera barat yang akan memboyong jasad ibrahim datuk tan malaka ke tanah kelahirannya .  Dalam orasinya , g-p-n , keberatan rencana pemindahan jasad tan malaka karena pemerintah sudah menetapkannya sebagai pahlawan nasional milik bersama.

Para aktivis kemudian menuju ke makam tan malaka yang berada di tengah-tengah pekuburan umum desa yang diapit lahan persawahan . Mereka kemudian menggelar aksi doa bersama yang dilanjutkan dengan tabur bunga di pusaran sang pahlawan revolusioner tan malaka . Aksi ini diakhirnya dengan pembacaan pernyataan sikap menolak pemindahan.

Koodinator aksi , very achmad yang juga ketua umum dpp gpn mengatakan , seluruh masyarakat indonesia memiliki hak atas tan malaka karena pahlawan nasional, bukan milik satu golongan maupun adat tertentu.  Oleh karena itu ,  dimana dia dimakamkan tidak boleh dipindahkan .  Sebagaimana pahlawan perjuangan wanita asal aceh tjut nyak dien yang tetap dimakamkan di sumedang , jawa barat , tanpa dipindah ke tanah kelahirannya.

Setelah aksi simpatik ini,  aktivis gpn akan mengirimkan surat pernyataan sikap menolak pemindahan jasad gpn ke pemerintah kabupaten kediri dan pemerintah kabupaten lima puluh kota.  Gpn juga bakal mendesak pemerintah kabupaten kediri untuk lebih memperhatikan makam tan malaka yang memprihatinkan dengan memperbaiki fasilitas jalan maupun tempat pemakamannya.
Dari Kediri Budi Sutrisno.