DhohoTV - Sosial

Geliat Wayang Potehi Jelang Imlek Perajin Wayang Potehi Kebanjiran Order Tulungagung

Oleh : redaksi Senin, 16 Januari 2017

Keterangan : Demi melestarikan kesenian tradisional wayang kain cina, atau potehi, peninggalan leluhurnya, yang pernah populer di indonesia tahun 70-an, seorang perajin wayang potehi asal tulungagung, jawa timur,

Bagikan

Kabupaten tulungagung, jawa timur, tidak saja di kenal sebagai penghasil batu marmer yang di kenal seantero indonesia, tetapi juga di kenal memiliki kemajemukan penduduk, mulai dari etnis arab, hingga etnis tionghoa. Sehingga memiliki keanekaragaman budaya,  yang masih eksis di tengah-tengah masyarakat, meski tidak terlalu menonjol, diantaranya kesenian tradisional wayang potehi.
Erat kaitannya dengan wayang potehi, liem giok bing, atau lebih akrab di panggil kuwato, hingga saat ini masih setia membuat, dan mempopulerkan wayang kain, atau potehi. Menempati rumah di gang kecil di kelurahan kutoanyar, kuwato, tak patah arang terus melestarikan peninggalan leluhurnya, seolah keberadaan wayang potehi sudah menyatu dalam hidupnya. 
Usaha kuwato tidak sia-sia, jika dulu wayang tradisonal dari daratan cina ini di tinggal pengemarnya, kini berkat tangan dinginnya, wayang potehi mulai di kenal luas masyarakat, dan tidak hanya di gelar di klenteng saja, namun saat ini juga di gelar di pelosok pedesaan.   

Wayang potehi sendiri di buat dari kayu waru gunung, karena mudah di ukir, dan di bentuk menjadi berbagai tokoh pewayangan cina. Awalnya potongan kayu di bentuk pola kepala wayang, dan di ukir menjadi kepala wayang, menggunkan alat tradisional. Setelah dihaluskan, di cat warna-warni sesuai dengan karakter, dan watak tokoh wayang, kemudian di beri baju sesuai dengan peran yang akan dimainkan.
Semakin populernya wayang potehi, jelang imlek tahun ini, permintaan wayang potehi meningkat hingga 25 persen dibanding imlek tahun lalu, dari biasanya 50 wayang menjadi 75 wayang.  Permintaan tersebut, datang dari berbagai kota di jawa, maupun kota besar di indonesia hingga mancanegara, seperti taiwan, hongkong, dan australia. Bahkan wayang potehi, telah banyak di buru oleh sejumlah kolektor, dengan memesan tokoh sung go kong, sin jie kui, dan kwan kong.

Wayang potehi ini, dapat di pesan per buah dan 1 set, satu buah wayang potehi rata-rata di jual dengan harga 750 ribu rupiah hingga jutaan rupaih. Sementara satu set wayang berisi 125 dan 150 wayang, dihargai 350 juta hingga 400 juta rupiah. Dari Tulungagung Nada Wianto.