DhohoTV - Sosial

Warga Heboh Temukan Bangunan Kuno Diduga Peninggalan Majapahit Di Lokasi Galian C jombang

Oleh : redaksi Jumat, 06 Januari 2017

Keterangan : Warga di kabupaten jombang, jawa timur, di hebohkan dengan ditemukannya bangunan kuno yang berukuran sangat besar dan diperkirakan peninggalan jaman majapahit.

Bagikan

Sebagian kondisi bangunan tersebut kini kondisinya hancur akibat penggalian tanah yang dilakukan oleh penambang. Bahkan beberapa benda kuno seperti timbangan dan guci-guci kuno yang ditemukan di lokasi tersebut kini juga raib.
Puing bangunan kuno yang diduga situs bersejarah ini ditemukan warga di desa sugihwaras kecamatan diwek kabupaten jombang, jawa tmur, setiap hari, warga terus berdatangan untuk melihat dari dekat reruntuhan bangunan yang diduga peninggalan dari jaman majapahit tersebut.
Belum diketahui pasti bangunan apa ini, apakah candi, rumah bangsawan atau bangunan keraton.
Penemunya adalah para penambang galian c yang setiap hari bekerja mengeruk tanah untuk di jual di lokasi ini.akibatnya, sebagian bangunan kondisinya hancur oleh aktifitas penambangan tersebut, namun sebagian lainnya masih utuh dan berdiri kokoh dibawah tanah.
Warga meyakini bangunan ini peninggalan dari jaman majapahit karena strukturnya terbuat dari batu bata merah yang ukurannya sangat besar, sama dengan struktur bangunan di masa majapahit pada umumnya.

Namun yang membuatnya berbeda adalah ukuran bangunan ini yang sangat besar dengan panjang dan lebar mencapai lebih dari 40 meter. Agar bangunan kuno ini tidak semakin hancur, pemerintah desa sugihwaras langsung melarang warga melanjutkan penambangan di lokasi situs.
Feri mulyatno, kepala desa sugihwaras mengaku juga sudah melaporkan adanya penemuan bangunan kuno ini ke pemerintah kabupaten jombang serta bp3 trowulan.
Selain batu bata merah berukuran besar, dari lokasi ini warga juga mengaku menemukan berbagai benda kuno lainnya, diantaranya adalah uang logam kuno, guco kuno dan timbangan kuno. Sayangnya benda-benda tersebut kini raib dibawa warga yang menemukannya. Dari Jombang Komarudin.