DhohoTV - Sosial

Dampak Kenaikan Biaya Bpkb Dan Stnk, Antrean Mengular Di Samsat Trenggalek Jatim

Oleh : redaksi Jumat, 06 Januari 2017

Keterangan : Antrean panjang warga, terjadi disejumlah pelayanan samsat di trenggalek, jawa timur, akibat terbitnya peraturan pemerintah nomor 60 tahun 2016, yang menaikkan biaya pengurusan b-p-k-b dan s-t-n-k. Ju

Bagikan

Ratuan warga yang melakukan herregistrasi tahunan atau pembayaran pajak kendaraan ini, sengaja membayar lebih awal agar tidak terkena dampak kenaikan tarif sesuai peraturan pemerintah nomor 60 tahun 2016.  Mereka rata-rata tidak mengetahui jika kenaikan yang terjadi bukan pada pajak kendaraan, namun adalah pengurusan b-p-k-b serta s-t-n-k. 
Sementara itu, kasatlantas polres trenggalek, a-k-p heru sujio budi, mengakui menjelang kenaikan biaya pengurusan b-p-k-b dan s-t-n-k, terjadi lonjakan permohonan di samsat, samsat drive thrue, samsat paiment point, maupun samsat keliling.
Lonjakan pemohon, terjadi hampir di semua jenis pelayanan, mulai dari pembayaran pajak, perpanjangan s-t-n-k maupun mutasi kepemilikan kendaraan. Untuk mengatasi lonjakan tersebut, pihaknya melakukan penambahan jam buka layanan di beberapa loket samsat hingga jam 9 malam. Kepolisian memastikan, terkait kenaikan biaya pengurusan tersebut,  merupakan keputusan dari pemerintah pusat, sehingga jajaran kepolisian hanya tinggal melaksanakan. 
Sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 60 tahun 2016, pemerinth pusat menaikkan biaya penerbitan sejumlah surat kendaraan, seperti b-p-k-b serta s-t-n-k, jumlah kenaikan cukup besar antara 100 hingga 300 persen. Biaya penerbitan, dan perpanjangan s-t-n-k mobil yang biasanya 50 ribu rupiah naik 300 persen menjadi 200 ribu rupiah.
Sedangkan penerbitan b-p-k-b mobil dan pergantian pemilik naik 275 persen, dari semula 100 ribu rupiah, menjadi 375 ribu rupiah. Sementara itu, untuk pengurusan s-t-n-k sepeda motor naik 100 persen dari semula 50 ribu menjadi 100 ribu rupiah. Dari Trenggalek Nada Wianto.