DhohoTV - Sosial

Pasca Tahun Baru , Harga Sejumlah Sayuran Kembali Naik Bahkan Cabai Rawit Tembus 90 Ribu Rupiah Tulungagung

Oleh : redaksi Selasa, 03 Januari 2017

Keterangan : Sehari pasca tahun baru 2017 , sejumlah harga sayur-mayur di tulungagung, jawa timur , kembali merangkak naik , bahkan cabai rawit terus melambung hingga tembus harga 90 ribu rupiah per kilogram. Mes

Bagikan

Harga sejumlah sayur-mayur di pasar grosir ngemplak tulungagung ,  jawa timur , sehari pasca tahun baru 2017 , kembali merangkak naik , yang sebelumnya sempat turun , dipenghujung tahun 2016 kemarin .

Komodite sayuran , yang mengalami kenaikan , yakni timun yang sebelumnya seharga 3 ribu rupiah per kilogram , kini menjadi 4 ribu rupiah , wortel sebelumnya 10 ribu menjadi 12 ribu , cabai merah sebelumnya 32 ribu menjadi 40 ribu , cabai keriting sebelumnya 30 ribu menjadi 40 ribu , dan bawang merah sebelum 35 ribu kini naik menjadi 36 ribu, kol atau gobis sebelumnya 13 ribu menjadi 14 ribu , dan sawi putih sebelumnya 9 ribu menjadi 10 ribu rupiah per kilogram. 

Kenaikan harga yang cukup signifikan , terjadi pada komodite cabai rawit,  bahkan kenaikannya semakin tak terkendali , yakni 15 ribu rupiah per kilogram, sebelumnya per kilogram seharga 75 ribu rupiah , kini tembus hingga 90 ribu rupiah.
Namun demikian , sejumlah harga sayuran lainnya ,  kini mulai stabil , seperti tomat dikisaran harga 5 ribu rupiah per kilogram , bawang bombai 20 ribu rupiah , bawang putih 35 ribu rupiah , dan cabai keriting hijau 15 ribu rupiah per kilogram.

Sementara itu , untuk harga kebutuhan bahan pangan lainnya , juga relatif stabil , seperti harga daging ayam ras kualitas bagus 30 ribu rupiah , beras dikisaran harga 8 ribu hingga 10 ribu rupiah , tergantung jenis dan kualitas beras , dan gula pasir 13 ribu rupiah per kilogram . Bahkan harga telur ayam , kini cenderung turun , yang sebelumnya seharga 21 ribu turun menjadi 20 rupiah per kilogram.

Bervariasinya harga kebutuhan bahan pangan di tingkat pedagang pengecer ini , tidak menjamin harga kebutuhan bahan pangan akan turun , karena menurut para pedagang , kondisi ini tergantung dari faktor cuaca , yang saat ini masih tidak menentu . Sehingga juga akan berpangaruh terhadap pasokan yang di terima oleh para pedagang , dari pedagang besar maupun dari petani di sentra penghasil sayuran. Dari Tulungagung  Nada  Wianto.