DhohoTV - Sosial

Warga Kembali Blokade Jalan Menuju Dermaga Penyeberangan Sungai Brantas Tulungagung

Oleh : redaksi Kamis, 01 Desember 2016

Keterangan : Pasca menggelar aksi unjuk rasa , menutup akses jalan penyeberangan sungai brantas , warga dua desa di tulungagung , jawa timur , kembali menggelar aksi serupa , memblokade jalan dengan pasir dan batu

Bagikan

Aksi blokade jalan menuju dermaga penyeberangan sungai brantas , yang menghubungkan kabupaten tulungagung dengan wailayah kabupaten blitar , di desa ngunut dan desa kaliwungu , kecamatan  ngunut , kabupaten tulungagung jawa timur , terus berlanjut . Karena , blokade jalan yang mereka pasang , pada aksi sehari sebelumnya , di bongkar oleh orang tak dikenal .

Mendapat pengawalan aparat  kepolisian , dan t-n-i setempat , warga kembali menutup akses jalan menuju ke dua dermaga penyebarangan , menggunakan material pasir dan batu . Sehingga jalan menuju dermaga penyeberangan , yang biasa digunakan warga untuk menyingkat waktu tempuh jurusan tulungagung-blitar , tidak dapat dilalui kendaraan roda empat .

Koordinator aksi , suparno , mengatakan aksi blokade jalan ini , terpaksa kembali dilakukan , merujuk pada hasil pertemuan kedua belah pihak , antara pemilik perahu penyeberangan dengan pihak desa ngunut dan kaliwungu , tidak ada kesepakatan , mengenai retribusi pemilik perahu kepihak dua desa tersebut .

Sementara itu , sebagian warga desa kaliwungu , yang keberatan  dengan aksi blokade jalan tersebut , tidak bisa berbuat banyak . Mereka berharap , permasalahan ini , segera terselesaikan , karena blokade jalan ini , di anggap mengganggu aktivitas mereka menuju kebun , dan mencari pakan ternak .

Aksi  ini muncul , setelah pihak desa ngunut dan kaliwungu , meminta retribusi sebesar 5 juta rupiah  per bulan , atas usaha jasa perahu penyeberangan yang berada di desa mereka , namun pihak pemilik perahu merasa ke beratan , dan hanya menyanggupi sebesar 3 juta rupiah per bulan . Dari Tulungagung Nada Wianto .