DhohoTV - Sosial

Harga Daging Mahal, Pedagang Sapi Merugi Karena Sepi Pembeli Blitar

Oleh : redaksi Kamis, 01 Desember 2016

Keterangan : Pedagang daging sapi di blitar mengeluh, akibat mahalnya harga daging sapi. Pasalnya, lantaran mahalnya harga daging sapi, pembeli sepi dan penghasilan pedagang merosot drastis hingga lima puluh perse

Bagikan

Beginilah kondisi pasar tradisional wlingi kabupaten blitar. Deretan kios penjual daging sapi sepi pembeli. Kondisi ini lantaran, harga daging sapi yang melambung tinggi. Tingginya harga daging sapi ini membuat sejumlah pedagang daging sapi mengaku resah.

Lantaran, kondisi penjualan mereka menurun drastis hingga 50 persen. Jika biasanya dalam sehari saja, penjual rata-rata mampu menjual daging 1 kwintal. Namun, akhir-akhir ini, hanya bisa menjual 15 hingga 20 kilo daging sapi.
 
Selain itu, mahalnya harga daging sapi yang masih bertengger di angka rp 120 ribu perkilogramnya itu, di sinyalir akibat minimnya stock sapi yang ada di sejumlah daerah, serta program pemerintah daerah yang melarang para pedagang sapi untuk menyembelih sapi betina.

Menurut nina, salah satu pedagang daging sapi, imbas tingginya harga daging sapi ini, berpengaruh terhadap para pelaku usaha bakso. Jika biasanya, sebelum harga daging sapi naik, rata-rata dalam sehari para pedagang bakso ini bisa memesan 5 hingga 7 kilo daging sapi.

Tingginya harga daging sapi ini, diperkirakan akan terus terjadi mengingat sebentar lagi natal dan tahun baru. Pedagang berharap kepada pemerintah, untuk menstabilkan harga daging di pasaran.Dari Blitar, Moh Aji .