DhohoTV - Sosial

Warga Dua Desa Tutup Akses Penyebarangan Sungai Brantas Tulungagung

Oleh : redaksi Rabu, 30 Nopember 2016

Keterangan : Ratusan warga dari dua desa di kabupaten tulungagung , jawa timur , berunjuk rasa , dengan memblokir akses jalan , menuju dua dermaga penyeberangan sungai brantas di desa mereka . Mereka menuntut , a

Bagikan

Unjuk rasa diawali dengan konvoi ratusan warga , menuju lokasi dermaga penyeberangan sungai brantas . Massa dari dua desa , yakni desa ngunut dan desa kaliwungu , kecamatan ngunut , kabupaten tulungagung , jawa timur , langsung memblokir akses jalan menuju dermaga perahu penyeberangan sungai brantas , yang menghubungkan wilayah tulungagung dengan wilayah kabupaten blitar , di desa mereka .

Dengan mendapat pengawalan dari aparat kepolisian , dan t-n-i , massa memblokade jalan dengan memasang batang bambu melintang di  jalan , serta membentangkan spanduk tuntutan . Sehingga menyebabkan , akses menuju dermaga penyeberangan tersebut , lumpuh total .
Aksi blokade jalan ini , merupakan puncak kekesalan warga , setelah beberapa kali pertemuan  yang membahas masalah pengelolaan

penyeberangan , tidak menemukan kesepakatan . Massa pengunjuk rasa menilai , warga dan pemerintah desa ngunut dan kaliwungu , juga  berhak untuk mengelola perahu penyeberangan , setelah insfrastrktur di dua lokasi tersebut , dibangun oleh pemprov jatim . Di mana selama ini , jasa perahu penyeberangan di kelola oleh pengusaha perorangan .

Dalam aksi tersebut , massa pengunjuk rasa juga menuntut , adanya kontribusi dari pengusaha perahu tambang , sebesar 10 persen dari penghasilan jasa penyeberangan , yang diperkirakan beromset 90 juta hingga 100 juta per bulan .
Usai berorasi menyampaikan tuntutan dan  memasang blokade , massa pengunjuk rasa membubarkan diri dengan tertib , dan  dalam orasinya / meraka mengancam , bila tuntutan mereka tidak segera dipenuhi , warga akan tetap menutup akses dermaga , dan akan membawa permasalahan ini , ke ranah hukum . Dari Tulungagung Nada Wianto.