DhohoTV - Sosial

Tanah Longsor Timpa Jalur Utama Antar Kecamatan , Dan Tujuh Rumah Warga Rusak Trenggalek Jatim

Oleh : Redaksi Senin, 21 Nopember 2016

Keterangan : Jalur utama antar kecamatan di trenggalek , jawa timur , tertimbun tanah longsor , setelah kamis malam , di guyur hujan deras . Selain itu , material longsor , juga menerjang tujuh rumah warga , menga

Bagikan

Hujan deras yang terjadi kamis malam , menyebabkan dua titik tanah longsor di jalur utama antar kecamatan , di desa sumurup , kecamatan bendungan , kabupaten trenggalek , jawa timur . Tebing setinggi 15 meter , yang ada di pinggir jalan , tiba-tiba ambrol , dan menurutup seluruh badan jalan . Akibatnya , akses warga dari kecamatan trenggalek , menuju kecamatan bendungan tertputus total .

Untuk membuka akses , pemerintah setempat , mendatangkan  satu unit alat berat , untuk menyingkirkan seluruh material tanah yang menutup jalan , selain , di keruk menggunakan alat berat , proses pembersihan materil longsor , juga melibatkan satu unit mobil pemadam kebakaran .

Sementara itu , tanah longsor , juga menimpa tujuh rumah warga , di desa sumurup , depok , srabah , dan desa masaran . Salah satu rumah yang tertimpa longsor , adalah milik kalim , di desa srabah , kecamatan bendungan . Tembok dapur rumahnya jebol tertimpa tebing setinggi 10 meter yang ada di belakang rumah . Tanah longsor , juga menyebabkan sejumlah perabot rumah tangganya rusak .

Kepala desa srabah , mengatakan khusus di wilayahnya , tanah longsor terjadi di empat titik dan seluruhnya menimpa rumah warga , dan kondisi terparah , terjadi di rumah keni dan kalim . Saat ini , sejumlah warga sekitar , bergotong royong untuk membersihkan material tanah , dan batu yang ikut terbawa longsor .

Kini , pemerintah meminta agar masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan , utamanya saat melintas di jalur rawan longsor , maupun warga yang rumahnya berada di lereng pegunungan , dan di bawa tebing . Mengingat , saat ini intensitas curah hujan yang terjadi di trenggalek , relatif lebih tinggi dibanding hari-hari biasanya . Dari Trenggalek Nada Wianto .