DhohoTV - Sosial

Kantor Otoritas Jasa Keuangan Di Demo Lsm Kediri

Oleh : Redaksi Senin, 14 Nopember 2016

Keterangan : Kantor otoritas jasa keuangan kediri, senin pagi di demo sejumlah warga yang tergabung dalam lembaga perlindungan konsumen dan masyarakat atau l-p-k-m, dalam orasinya mereka meminta pihak ojk untuk me

Bagikan

Demo ini dilakukan oleh puluhan masyarakat yang mengatasnamakan lembaga perlindungan konsumen dan masyarakat atau l-p-k-m di depan kantor otoritas jasa keuangan,o-j-k kediri, masa yang terdiri dari sejumlah anak punk dan warga ini berorasi di luar pagar kantor dengan penjagaan ketat pihak kepolisian dan satpam o-j-k.

Dalam orasinya mereka meminta pihak ojk untuk menertibkan lembaga pembiayaan perusahaan wom finance supaya tidak melakukan penjabelan atau perampasan kendaraan secara paksa kepada konsumen, perampasan tersebut biasanya dilakukan oleh segerombolan dep colector ditengah jalan terhadap masyarakat yang terlambat dalam pebayaran kredit motor. Perbuatan tersebut dinilai tak beretika dan membuat masyarakat takut karena merasa terintimidasi.

Di sela-sela demo tersebut, perwakilan pendemo diberi kesempatan untuk masuk ke kantor ojk untuk melakukan mediasi, pendemo ditemui pihak ojk, b-i dan wom finance. Setelah dilakukan mediasi selama 30 menit, hasilnya pihak ojk yang merupakan lembaga yang bertugas mengawasi seluruh perusahaan - perusahaan multi finance akan memberi himbauan kepada wom finance agar melakukan penarikan secara ramah dan beretika sehingga tidak terkesan menakutkan .

Ojk memperbolehkan perusahaan finance memnggunakan dep colector dalam penjabelan sepedah motor kepada konsumen, tetapi dengan catatan dep colector tersebut sudah mempunyai sertifikat, ojk juga meminta perusahaan finance untuk trasparan dalam menangani masalah perkreditan kepada konsumen.     

Jika setelah ada aksi tersebut , etika penjabelan dengan paksa ini masih tetap dilakukan oleh wom finance, pihak ojk berjanji akan mengirim surat kepada perusahaan fianace pusat , agar perusahaan cabang diberi teguran. Dari Kediri Habibul Muntaha.