DhohoTV - Sosial

15 Tahun Di Pasung Tanpa Busana , Toirun Dibebaskan Dan Di Bawa Ke Rumah Sakit Jiwa Trenggalek

Oleh : Redaksi Jumat, 11 Nopember 2016

Keterangan : Seorang warga mengalami gangguan jiwa di trenggalek , jawa timur , oleh keluarganya di pasung selama lebih dari 15 tahun , dengan cara dirantai di bawah pohon , dan tanpa busana sama sekali . Untuk me

Bagikan

Toirun , 43 tahun , warga dusun jati , desa sawahan , kecamatan panggul , kabupten trenggalek , jawa timur ini , terpaksa menjalani aktivitasnya sehari-hari di bawah pohon . Ia tak bisa kemana-mana , karena salah satu kakinya di rantai , dan diikatkan pada sebatang batang pohon . Toirun ,  yang megalami gangguan jiwa ini , di rantai atau di pasung , selama lebih dari 15 tahun , bahkan pada pergelangan kakinya mengalami luka , akibat bekas jeratan rantai besi .

Menurut kepala desa setempat , keluarga toirun terpaksa melakukan pemasungan , karena toirun , sering pergi tak tentu arah . Menurutnya , lokasi pemasungan ini , telah berpindah sebanyak enam kali , bahkan sebelumnya , toirun sempat di pasung di lereng jurang . Selama ini  , toirun tinggal bersama ibunya , yang kini telah lanjut usia .

Untuk membebaskan korban pasung ini , tim dinas sosial provinsi jawa timur , dan rumah sakit jiwa lawang , malang , serta sejumlah instansi terkait , secara bersama-sama melakukan evakuasi . Pembebasan pasung toirun , berlangsung dramatis , rantai yang telah menjeratnya selama bertahun-tahun tidak dapat di buka dengan kunci gembok, sehingga tim evakuasi harus memotong pohon .

Sebelum dibawa ke rumah sakit jiwa lawang , malang , korban pasung terlebih dahulu dimandikan , dan di potong rambutnya . Sedangkan menurut ketua tim pembebasan pasung , rencananya toirun akan menjalani perawatan di rumah sakit jiwa , selama satu bulan , dan jika dinyatakan sembuh , akan dikembalikab kekeluarganya .

Sementara itu , sesuai dengan data di dinas sosial jawa timur , jumlah penderita gangguan jiwa , yang mengalami pemasungan sebanyak 2246 jiwas , dari jumlah tersebut , 897 diantaranya telah berhasil dibebaskan .
 
Sementara itu , di kabupaten trenggalek sendiri , jumlah korban pasung , sebanyak 98 jiwa , 62 diantara berhasil dibebaskan , dan 36 masih dalam pemasungan . Pemasungan di kabupaten trenggale bermacam-macam , mulai yang di rantai , di pasang balok kayu hingga yang dimasukkan dalam kerangkeng khusus .
Dinas sosisla jawa timur berharap , masyarakat semakin sadar , dan tidak melakukan memasung terhadap penderita gangguan jiwa , karena pemasungan justru akan memperparah kondisi penderita .  Dari Trenggalek , Nada Wianto .