DhohoTV - Sosial

Festival Orang-Orangan Sawah Tulungagung

Oleh : Redaksi Jumat, 14 Oktober 2016

Keterangan : Sebuah festival unik di gelar di tulungagung , jawa timur , yakni festival orang-orangan sawah , yang melibatkan petani , dan warga setempat . Selain menjaga kearifan lokal , festival ini , juga mengh

Bagikan

Kawasan persawahan desa tanggung , kecamatan campurdarat , kabupatan tulungagung ,  jawa timur , yang biasanya sepi , mendadak ramai . Sejumlah petani berserta warga berduyun-duyun mendatangi kawasan persawahan yang berada di lereng gunung budeg ini , untuk mengikuti , dan melihat festival orang-orangan sawah .
Terdapat 18 peserta yang ikut dalam festival yang di klaim baru pertama kali diadakan di tulungagung maupun di indonesia ini . Masing-masing peserta , membawa kreasi  orang-orangan sawah terbaiknya , untuk di adu dengan peserta lainnya  .

Hasil kreasi orang-orangan sawah ini pun bentuknya beragam ,  mulai dari  model orang-orangan sawah sederhana , model anak-anak lengkap dengan seragam sekolah dan tasnya , ada yang berpose gaul dengan rambut kriwul dan baju warna-warni , serta model cow boy yang dilengkapi dengan tongkat pengusir burung .

Salah seorang peserta  festival orang-orangan sawah yang yakin menang ini , mengikuti festival, tidak hanya sekedar berpatisipasi mewakali petani didesanya , namun juga untuk mencintai lingkungan disekitar tempat tinggalnya , dan upaya  melestarikan keberadaan orang-orangan sawah agar tidak punah  . Sedangkan bahan yang di buat orang-orang sawah ini ,
Berbahan dasar jerami padi dan hiasan dari aneka limbah daur ulang .

Festival yang melibatkan petani  dan warga  ini , selain bertujuan menjaga kearifan lokal , juga menghidupkan kembali cara-cara mengusir hama tanaman padi tradisional , terutama burung dengan menggunakan orang-orangan sawah , dan tanpa menggunakan pestisida . Selain itu , festival ini juga memiliki misi memperkenalkan kepada generasi muda tentang kebudayaan petani setempat dalam mengusir burung pipit , yang di anggap mengganggu tanaman padi .

Untuk festival ini , yang di nilai oleh para juri , yakni bahan yang digunakan haruslah dari limbah daur ulang , terutama jerami padi , serta harus secara ampuh dapat mengusir burung pipit , di areal persawahan tanaman padi .  

Di akhir acara , orang-orangan sawah ini , di lombakan untuk menentukan orang-orangan sawah dengan model dan kreasi terbaik . Hasil penilaian juri , orang orangan sawah dengan model petani bergaya cowboy yang duduk di atas kursi menjadi terbaik pertama , karena memenuhi unsur berbahan jerami dan barang bekas , keindahan serta edukatif .Dari Tulungagung Nada Wianto.