DhohoTV - Sosial

Peringati Bulan Muharram, Ratusan Nelayan Blitar Gelar Larung Sesaji Blitar

Oleh : Redaksi Selasa, 04 Oktober 2016

Keterangan : Peringati bulan muharram, ratusan nelayan di pantai serang kabupaten blitar, menggelar larung sesaji. Selain sebagai rasa syukur, ritual larung sesaji ini, juga sebagai tolak balak untuk meredam ganas

Bagikan

Acara ritual larung sesaji ini, digelar oleh nelayan warga desa serang keamatan panggungrejo kabupaten blitar. Kedatangan bupati dan wakil bupati di lokasi ritual, langsung disambut oleh tari-tarian, yang dibawakan oleh para remaja putri. Ribuan warga juga tampak antusias melihat tari-tarian,  sebagai sambutan kepada bupati dan wakil bupati, serta para tamu undangan.

Prosesi ritual larung sesaji ini, diawali dengan prosesi acara kirab dua buah gunungan tumpeng, yang dibawa menuju bibir pantai serang kecamatan panggungrejo kabupaten blitar. Selain kedua tumpeng raksasa tersebut, warga juga membawa berbagai macam sesaji sebagai kelengkapan ritual.
Setelah di diberi doa oleh sesepuh desa, kemudian kedua tumpeng agung yang berisi berbagai hasil bumi dan tumpeng lengkap dengan lauk-pauknya ini, ditandu dan arak warga menuju bibir pantai, untuk kemudian dilarung ke tengah lautan.

Acara ritual larung sesaji ini, tak pelak menjadi tontonan warga.  Para pengunjung yang datang tidak hanya dari blitar saja, namun banyak juga dari luar daerah. Seperti malang , tulung agung dan juga kediri .  Bahkan,  jumlah warga yang melihat ritual larung sesaji tersebut mencapai ribuan pengunjung .

Sementara bupati blitar,  ritual larung sesaji ini bertujuan untuk untuk melestarikan budaya adat jawa, dan juga untuk memperingati bulan suro atau bulan muharram. Tradisi ini juga sebagai sarana pariwisata untuk menjaring wisatawan, baik lokal maupun nasional.
Diharapkan dengan ritual larung sesaji ini, ganasnya ombak di pantai serang tidak lagi memakan korban, dan nelayan yang akan melaut juga mendapatkan hasil yang lebih banyak. Dari blitar, moh aji.