DhohoTV - Sosial

Gubernur Jatim Tinjau Lokasi Bencana Trenggalek Jatim

Oleh : Redaksi Senin, 03 Oktober 2016

Keterangan : Pasca bencana banjir , dan tanah longsor yang terjadi di trenggalek , jawa timur , beberapa waktu lalu , membuat gubernur jawa timur , turun langsung melakukan peninjauan terkait penanganan pasca benc

Bagikan

Gubernur jawa timur , soekarwo , meninjau proses penanganan pasca bencana yang terjadi di kecamatan munjungan , kabupaten trenggalek , jawa timur . Salah satu lokasi yang tinjau langsung , adalah jembatan penghubung antar desa yang ada di desa tawing , di lokasi ini , bebebrapa konstruksi jembatan sempat mengalami kerusakan akibat terjangan banjir bandang . Saat ini , pemerintah provinsi jawa timur , melalui balai besar wilayah sungai , b-b-w-s , mulai melakukan normalisasi aliran sungai , dengan melakukan pengerukan sedimantasi .

Gubernur jawa timur , juga meninjau langsung lokasi sekolah darurat s-d negeri satu bendoroto . Kelas darurat terpaksa didirikan untuk menampung seluruh aktiftas belajar mengajar siswa , karena sekolah yang lama hilang terseret banjir .

Menurut gubernur , untuk penanganan pasca banjir dan tanah longsor , pemerintah provinsi jawa timur , menggelontorban bantuan sebesar 1 koma 7 miliar rupiah , yang digunakan untuk melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi sejumlah infrastruktur .

Pihaknya mengakui , bencana yang terjadi di trenggalek memiliki dampak yang cukup besar , karena tidak hanya terjadi satu kecamatan , namun juga di kecamatan lain , seperti kecamatan kampak , gandusari , dan kecamatan watulimo . Kondisi bencana di trenggalek , salah satunya dipengaruhi oleh tingginya curah hujan yang mencapai 300 hingga 500 milimeter per jam .

Untuk meminimalisir terjadinya bencanan banjir dan tanah longsor di trenggalek , gubernur , juga meminta pihak perhutani melakukan pendataan dan pembenahan ulang terkait jenis tegakan atau pohon yang ada di kawasan hutan , yang bisa menahan tingginya curah hujan . Mengingat di kabupaten trenggalek , luas area perhutani mencapai 60 persen dar total wilayah kabupaten .

Sementara itu bupati trenggalek , emil elestianto dardak , mengaku kerugian kerusakan infrastruktur , akibat bencana banjir dan tanah longsor di trenggalek , mencapai lebih dari 14 miliar . Proses penanganan beberapa kerusakan , akan dibantu oleh pemerintah provnsi dan pemerintah pusat .

Sebelumnya , bencana banjir dan tanah longsor terjadi secara beruntun di wilayah trenggalek , dan akibat bencana ini , sejumlah infrastruktur , seperti jalan , jembatan maupun rumah penduduk rusak .  Dari Trenggalek , Nada Wianto.