DhohoTV - Sosial

Uniknya Kaos Lukis Tusuk Gigi, Media Kritik Sosial Yang Banyak Diminati Penggemar Kaos Tulungagug

Oleh : Unni Layyin Selasa, 27 September 2016

Keterangan : Umumnya orang melukis dengan menggunakan kuas untuk mengoleskan cat kekanvas , namun tidak bagi seorang seniman di tulugagung ,jawa timur ini, dengan tusuk gigi, ia mampu menghasilkan lukisan di atas

Bagikan


Di sanggar lukisnya, di desa ketanon , kecamatan kedungwaru ,tulungagung, jawa timur inilah, ardiyansyah ,berkreasi menuangkan cat di atas kaos sebagai media lukisnya .uniknya ,tusuk gigi , yang ujungnya rucing , justru sebagai kuasnya, dan ratusan lukisan telah ia hasilkan . Bahkan setiap satu kaos memiliki desain yang tidak sama dengan kaos yang lainnya, atau eksklusif, dan ia beri label t-wool,tiwul, nama makanan khas masyarakat jawa yang berbahan singkong .
Sudah lima tahun , bapak dua anak ini ,menekuni lukis tusuk gigi dengan media kaos sebagai penganti kanvas. Berbagai lukisan ia hasilkan ,mulai desain kritik sosial dan petuah leluhur, yang ia sebut dengan lukisan aliran abstrak figuratif , karena selalu menggunakan figur dalam lukisannya ,khususnya tokoh pewayangan. Sedangkan jenis kaos , yang biasa digunkan, yakni jenis katun, karena dapat menyerap cat dengan sempurna .
Selian itu  , ardiyansyah juga mengembangan tema lukisan tapak asto , atau tanda tangang, yaitu warga yang memesan ,memberikan tanda tangan di atas kanvas ,selanjutnya ardiyansyah ,meneruskannya menjadi lukisan figuratif, dan memiliki tema tertentu .
Suami dari siti aminah ini, tidak mau asal, saat melukis ,ia akan berkonsultasi terlebih dahulu dengan pemesannya, apa yang ingin diungkapkan, lalu ia menuangkan dalam bentuk lukisan . Dalam sehari, ia mampu menghasilkan tiga hingga empat lukisan .ardiyansyah tidak mematok harga yang tinggi untuk kaos lukisan tusuk gigi buatannya , ia mematok harga 200 ribu rupiah per buah .
Jangan takut bila lukisan di kaos , akan luntur saat di cuci ,dengan menggunakan tinta tekstil , dan ramuan rahasianya , lukisan akan tetap menempel, serta tidak pudar warnanya .
Selain menjual langung pada konsumenya, ardiyansyah , juga mempromosikan kaos lukis buatanya lewat internet. Selain peminat dari kota-kota besar di indonesia, ia juga mendapat pesanan dari luar negeri . Rata-rata pemesan kaos lukis tusuk gigi ini ,para t-k-i yang ada di luar negeri, seperti singapura, hongkong ,korea, australia, dan amerika serikat .
Eni murnawati, salah seorang pelangganya, mengaku ia memesan kaos lukisan tusuk gigi ini ,karena unik, dan gambarnya yang tidak mungkin sama dengan kaos orang lain. Selain itu, lukisan yang dihasilkan arsdyansyah, tidak kalah dibandingkan kaos yang di desain pabrikan . Kali ini, eni, memilih lukisan kaos dengan tema tapak asto, awalnya ia tanda tangan di atas kaos yang kemudian di kreasi menjadi lukisan abstrak figuratif dengan pesan sosial penyelamatan hewan dilindungi.
Disangarnya ini, ardiyansyah , juga membuka pelatihan melukis bagi masyarakat yang berminat mempelajari lukisan tusuk gigi. Dalam pelatihan ini , peserta di bimbing, agar bisa melukis dengan media tusuk gigi sesuai dengan tema lukisan yang diinginkannya, dan pesertanya pun beragam ,dari orang dewasa hingga anak-anak .dari Tulungagung Nada Wianto.

 
 

 

 



Media Object

Komunitas kimcil nganjuk

Sosial     Hits : 2014
Media Object

Warga kediri temukan patung ganesa

Dhoho Hari Ini     Hits : 1290
Media Object

live

Live Streaming     Hits : 1168
Media Object

Kisah Pilu Hidup Dikandang Kambing

Dhoho Hari Ini     Hits : 1058
Media Object

Tradisi piton piton

Dhoho Hari Ini     Hits : 995
Media Object

Wisata danau warna

Sosial     Hits : 800