DhohoTV - Sosial

Pasokan Menipis Mengakibatkan Harga Ikan Merangkak Naik Blitar

Oleh : Redaksi Selasa, 20 September 2016

Keterangan : Lantaran minimnya pasokan dari petani ikan, membuat harga sejumlah ikan di pasar tradisional kini cenderung merangkak naik. Kenaikan harga berkisar 2 ribu hingga 3 ribu rupiah perekornya. Akibatnya,

Bagikan

Tingginya harga ikan tersebut di tengarai, minimnya pasokan dari petani ikan. Anomali cuaca menjadi faktor utama tingginya gelombang laut. Hingga sejumlah nelayan enggan melaut. Selain itu, kondisi ini juga di tunjang dengan tingginya harga pakan ikan.

Menurut lina, pedagang ikan di pasar ikan glondong mengaku, kenaikan harga ikan mulai terjadi sejak sebulan terakhir. Kenaikan harga berkisar 2 ribu hingga 3 ribu rupiah perekornya. Harga tersebut berlaku untuk  ikan air tawar dan air laut.

Sementara itu, untuk harga ikan saat ini, jenis ikan  air tawar wader mencapai rp 18 ribu, kg sedangkan kutug harganya rp 90 ribu per kg dan untuk nila mencapai rp 25 ribuper kg,  ikan jenis patin rp 20 ribuper kg, dan ikan gurami rp 40 ribuper kg. Sedangkan untuk ikan air laut, dari udang ukuran besar harganya rp 90 ribuper kg, dan udang ukuran kecil berkisar rp 60 ribuper kg, untuk cumi rp 70 ribuper kg dan kerang rp 40 ribuper kg.

Dari kenaikan harga ikan ini, sejumlah pedagang berharap, agar pemerintah  daerah bisa menekan kenaikan harga ikan yang terus melambung. Pasalnya, kondisi tersebut berdampak terhadap eksistensi pedagang ikan kecil, khususnya di pasar tradisional.  Dari Blitar Moh Aji .