DhohoTV - Sosial

Lantaran Poligami, Seorang Dokter Dijatuhi Hukuman Satu Tahun Tiga Bulan Blitar

Oleh : Redaksi Minggu, 18 September 2016

Keterangan : Puluhan dokter dan suster menangis tersedu-sedu, melihat rekan mereka divonis besalah dalam kasus poligami di pengadilan negeri blitar, jawa timur jumat sore. Mereka menganggap keputusan hukuman satu

Bagikan

Begitu terdakwa keluar ruangan sidang, tangis puluhan dokter dan suster pecah/ saat melihat rekan mereka, yakni dokter soepriyo dijatuhi hukuman satu tahun tiga bulan, dan dinyatakan bersalah dalam kasus poligami oleh pengadilan negeri blitar. Bahkan, tangis puluhan dokter dan suster makin menjadi-jadi, saat terdakwa akan dimasukkan ke mobil tahanan.
Mereka merasa, putusan hakim yang menjatuhkan hukuman satu tahun tiga bulan untuk rekan mereka tidak adil. Para dokter dan suster inipun memeluk rekan sejawat mereka yang akan dibawa oleh mobil tahanan pengadilan negeri blitar.
Sebelumnya, sidang vonis kasus poligami dengan terdakwa dokter soepriyo yang dipimpin oleh hakim benhard m lumban, dan dua hakim anggota philip mark soenmpie dan cristina simanullang membacakan tuntutan yang dijatuhkan kepada dokter soepriyo. Hakim utama bernard, menjatuhkan hukuman satu tahun tiga bulan kepada terdakwa dokter soperiyo atas pernikahan poligaminya dengan menjerat pasal 279 kuhp tentang perkawinan tanpa ijin istri sebelumnya.
Usai persidangan, penasehat hukum terdakwa i putu dana mengatakan, dirinya sangat menyayangkan putusan majelis hakim, terhadap kliennya, karena tidak memperhatikan bukti-bukti yang dirinya ajukan. Seperti hasil forensik polda jatim, yang menyatakan tanda-tangan di buku nikah terdakwa palsu. Dirinya akan banding ke pengadilan tinggi atas putusan hakim untuk kliennya.
Kasus dokter soepriyo mencuat, setelah istri tua sang dokter, yakni ida nuraini melaporkan suaiminya sendiri, setelah sang dokter menikah lagi dengan wanita asal blitar/ berinisial d-k.  Padaha, ida nurani dinikah sang dokter secara siri bukan negara. Namun, tiba-tiba ida nurani memiliki buku nikah yang sah, dengan dokter soepriyo. Dari blitar, moh aji.