DhohoTV - Sosial

Ratusan Warga Berebut Ikan Mabuk Di Sungai , Saat Pintu Air Di Buka Tulungagung

Oleh : Redaksi Senin, 05 September 2016

Keterangan : Ratusan warga boyolangu , tulungagung , jawa timur , berebut ikan mabuk di sungai boyolangu , di saat pintu air dam sungai kalidawir , di buka oleh petugas pengairan . Dibukanya pintu air ini , untuk

Bagikan

Sejak pagi hari ratusan warga desa boyolangu , tulungagung ,  jawa timur , dan sekitaranya telah memenuhi sepanjang aliran sungai boyolangu , menunggu petugas dari pengairan membuka pintu air dam di buka , dan hal tersebut oleh warga sekitar lazim di sebut pladu . Pladu ini ,  membuat air sungai yang mengalir , bercampur lumpur , yang menyebabkan berbagai macam ikan yang hidup di sungai tersebut , menjadi mabuk , dan mudah di tangkap .
Saat pintu air di buka , ratusan warga yang telah menunggu di atas pinggir sungai dan dengan membawa alat seadanya ,  seperti jala , serok ikan , kantong plastik , bahkan hanya menggunakan tangan kosong , langsung menceburkandiri kesungai yang deras penuh lumpur , menangkap ikan yang mabuk beramai-ramai. Sejumlah warga , yang memiliki keahlian , menangkap dengan tangan kosong , dengan cara menyelam kedalam air sungai yang keruh .
Salah seorang warga , siti maysaroh , dirinya bersama keluarga , selalu mencari ikan mabuk , setiap kali pintu air di buka yang dilakukan setiap tahun sekali . Berbekal dengan jala yang di bawa dari rumah , dirinya bisa mendapatkan berbagai jenis ikan mulai dari ikan gabus, nila , wader , dan berbagai jenis ikan sungai lainnya . Sedangkan tangkapan ikan ini , sebagian di jual , dan sebagaian lagi / dijadikan tambahan lauk .
Kepala unit pelayanan teknis , u-p-t ,  pengairan tulungagung , bambang sugiyanto , mengatakan dibukanya pintu dam ini , bertujuan untuk membersihkan lumpur di dalam dam , dan untuk perawatan . Selain itu air yang di buang merupakan sisa pengairan sawah , yang sudah tidak dibutuhkan lagi oleh warga . Hal ini dikarenakan , petani akan menanam tanaman palawija , untuk musim tanam selanjutnya , yang tidak banyak membutuhkan air
Selain sebagai salah satu cara membersihkan lumpur di dam , pladu ini , juga menjadi hiburan bagi masyarakat sekitar , dan mereka juga bisa membeli hasil tangkapan ikan , langsung dari para warga pencari ikan . Dari Tulungagung Nada Wianto  .