DhohoTV - Sosial

Petani Trenggalek , Gelar Upacara Adat Lempar Kepala Kerbau Di Dam Bagong Trenggalek Jatim

Oleh : Redaksi Senin, 05 September 2016

Keterangan : Para petani di dua kecamatan di trenggalek , jawa timur , menggelar tradisi adat lempar kepala kerbau di dam , atau waduk bagong . Prosesi ini , dilakukan sebagai bentuk penghargaan , dan mengenang ja

Bagikan

Upacara adat , bersih dam bagong rutin di gelar di area dam bagong , di kelurahan ngantru , kecamatan trenggalek , kabupaten trenggalek , jawa timur .  Sebelum di lempar kedalam dam bagong , kepala kerbau , dan beberapa bagian tubuh kerbau yang telah disembelih di arak keliling kampung , menuju makam sesepuh trenggalek , menak sopal .
Di lokasi ini , sejumlah pejabat pemerintah , melakukan ziarah dan doa bersama , dan setelah itu , kepala kerbau kembali di arak menuju dam bagong .
Salah satu prosesi yang ditunggu-tunggu ratusan warga,  adalah tradisi lempar kepala kerbau, dan potongan tubuh kerbau lain,  dari atas ke dasar dam bagong.
Sejumlah warga yang telah menunggu,  langsung menceburkandiri kedalam area waduk, untuk memperebutkan kepala kerbau yang telah di lempar.  Penuh cekatan para pemuda ini ,  menyisis dasar dam , dengan cara menyelam . Salah seorang warga , akhirnya berhasil mendapatkan kepala kerbau, yang kemudian di angkat beramai-ramai.
Sementara itu ,  menurut salah saorang petani , kepala kerbau yang di lempar tersebut, merupakan simbol dari pengorbanan,  sekaligus pengganti kepala gajah putih , yang dahulu digunakan untuk sesaji proses pembangunan dam.  Dalam legenda yang diceritakan secara turun-temurun, saat membangun dam tersebut, menak sopal selalu mengalami kegagalan. Atas saran dari gurunya, ia pun di minta untuk mengorbankan sekor gajah putih untuk sesaji.
Saat ini ,  dam bagong trenggalek,  mampu memberikan manfaat besar bagi 840 haktare area persawahan di wilayah kecamatan trenggalek dan pogalan,  serta selalu mengalirkan airnya,  meski musim kemarau panjang . Dari Trenggalek Nada Wianto.