DhohoTV - Sosial

Tidak Dibelikan Handphone, Pelajar Nekat Minum Obat Pembasmi Ulat Blitar

Oleh : Redaksi Senin, 05 September 2016

Keterangan : Lantaran minta handphone tidak kunjung dibelikan, seorang pelajar smk udanawu kabupaten blitar, jawa timur nekat bunuh-diri. Korban bunuh-diri dengan minum racun pembunuh ulat. Keluarga juga menolak o

Bagikan

Suasana duka menyelimuti keluarga robiyatun 45 tahun, warga desa kebonagung kecamatan wonodadi kabupaten blitar. Pasalnya, anak bungsu mereka, yakni ari nova setiawan 16 tahun, pelajar sekolah menengah kejuruan udanawu tewas, dengan cara minum racun pembunuh ulat. Diduga, ari nova setiawan nekat minum racun pembunuh ulat, karena tidak kunjung dibelikan handphone oleh keluarganya.
Teman-teman sekolah dan juga guru korban, berdatangan ke rumah-duka untuk bertakziah. Mereka tidak menyangka, jika ari nova setiawan yang baru kelas satu tersebut, tewas dengan cara bunuh-diri.
Paman korban mengaku, ari nova setiawan selama ini memang pendiam. Tidak pernah terbuka dengan keluarga, jika mempunyai masalah. Dan kemarin memang minta handphone, namun dijanjikan setelah panen.
Kapolsek wonodadi, akp santoso mengatakan, korban sempat diberi minum air kelapa muda sebelum dilarikan ke rumah sakit. Namun nyawa korban tidak terttolong dan tewas di rumah sakit pukul tiga pagi tadi.  Korban yang pelajar smk udanawu nekat minum racun serangga karena minta handphone,  namun tidak kunjung dibelikan oleh keluarganya.
Keluarga juga menolak otopsi petugas, dan langung memakamkan korban di tpu desa setempat. Dari Blitar, Moh Aji .