DhohoTV - Sosial

Merasa Ditipu Akan Dipekerjakan Di Jepang, Puluhan Calon T-K-I Laporkan P-J-T-K-I Ke Polisi Tulungagung

Oleh : Redaksi Jumat, 02 September 2016

Keterangan : Puluhan calon T-K-I yang dijanjikan akan dipekerjakan di negara jepang, oleh salah satu P-T P-J-T-K-I yang berkantor pusat di sidoarjo, jawa timur, mendatangi mapolres tulungagung, untuk melaporkan P

Bagikan

Inilah sejumlah perwakilan dari puluhan calon T-K-I  yang di antar oleh salah satu l-s-m,  mendatangi mapolres tulungagung, jawa timur, untuk melaporkan P-T P-J-T-K-I  p-t surya pasifik jaya, berkantor pusat di sidoarjo, yang telah menipu, dengan menjanjikan akan dipekerjakan di negara jepang, di salah satu pabrik beton cor.

Untuk memuluskan keberangkatan ke jepang, puluhan calon t-k-i yang berasal dari kediri, blitar, dan tulungagung , oleh pengurus p-t surya pasifik jaya, yang membuka cabang di desa puser, kecamatan pucanglaban, yang bernama setu hariyadi, dan istrinya, sutarti,  di tarik uang bervariasai, bekisar 50 juta hingga 80 juta rupiah.

Sesuai janjinya, oleh pihak p-t surya pasifik jaya, puluhan calon T-K-I  ini, diberangkatkan dari bandara sukarno-hatta jakarta, pada tanggal 09 januari lalu, sesampai di bandara di negara jepang, mereka di tahan oleh pihak imigrasi bandara, karena paspor yang mereka bawa, merupakan paspor kunjungan wisata, bahkan sesampai di jepang tidak ada seorangpun yang menjemput, dari pihak pabrik yang dijanjikan p-t surya pasifik jaya.

Merekapun akhirnya, untuk beberapa hari di tahan di kantor imigrasi bandara, dan selanjutnya mereka di deportasi ke indonesia, namun sejumlah dari mereka, berhasil melarikandiri, dan kini masih ada di negara jepang, tetapi tidak diketahui nasibnya.

Sementara itu, pihak kepolisian resor tulungagung, akan secepatnya akan memproses laporan dari para calon t-k-i ini, dan secepatnya pula akan berkoordinasi dengan saksi ahli. Sebenarnya, pada bulan mei lalu, salah seorang korban, juga telah melaporkan penipuan ini ke polres tulungagung, yang hingga saat ini masih proses penyelidikan.

Untuk memperlancar proses penyelidikan, para korban telah mengumpulkan foto kopi kwitansi pembayaran, paspor, dan video rekaman proses pembayaran uang, yang di terima oleh sutarti, istri setu hariyadi pengurus p-t surya pasifik jaya cabang tulungagung .Dari Tulungagung Nada Wianto.