DhohoTV - Sosial

Pacu Minat Baca Generasi Milenial, Pemerintah Kota Kediri Luncurkan Program Perpustakaan Online

Oleh : Redaksi Senin, 12 Februari 2018

Keterangan : Kepala dinas perpustakaan dan kearsipan kota kediri, dewi sartika menyerahkan program E-Pusda secara simbolis

Bagikan

Kediri - Pemerintah kota kediri melalui dinas perpustakaan dan kearsipan meluncurkan program perpustakaan online atau e-pusda, program ini merupakan salah satu upaya untuk pengembangan minat baca masyarakat melalui telfon seluler yang berbasis android, Aplikasi ini dibuat bertujuan untuk memacu minat baca para pelajar generasi milenial saat ini yang tak bisa lepas dengan namanya gadget.


Kepala dinas perpustakaan dan kearsipan kota kediri, dewi sartika, mengatakan, aplikasi e pusda ini dibuat untuk mengembangkan minat baca masyarakat kota kediri dan sekitarnya, Saat ini masyarakat lebih suka yang kekinian dan sesuatu yang berbau digital. Mantan kepala dinas sosial ini menambahkan untuk mengakses e-pusda, pengguna harus mengikuti persyaratan yang ditentukan. Tujuannya agar, Dinas perpustakaan dan kearsipan bisa mengetahui perkembangan minat baca masyarakat di kota kediri. sedangkan tujuan utamanya adalah agar masyarakat semakin gemar membaca.

"Program inj untuk mengembangkan minat baca masyarakat kota kediri dan sekitarnya, Saat ini masyarakat lebih suka yang kekinian dan sesuatu yang berbau digital" ungkap dewi saat ditemui di ruang Jayabaya balaikota kediri.

Dengan adanya program yang di insiasi dinas perpustakaan dan kearsipan bekerjasama dengan PT kubuku ini pelajar tingkat menengah pertama dan atas tidak perlu lagi datang ke perpustakaan untuk menyalurkan hobi membacanya, tetapi cukup dengan mengakses aplikasi yang diberi nama e-pusda. namun untuk masuk ke aplikasi e pusda ini, mereka harus mendaftarkan diri sebagai anggota perpustakaan di sekolahnya masing-masing. 

"Koleksi judul buku yang terkafer dalam e-pusda ini sekitar 2000 judul buku. buku elektronik terdiri dari buku -buku ilmu pengetahuan dan buku tersebut tidak sama dengan yang ada di kantor perpustakaan, tetapi pelajar harus daftar disekolahnya" Ujarnya. (Bib/Yin)