DhohoTV - Sosial

Mengamuk Dan Mengancam Dengan Senpi, Seorang Residivis Perampok Diamankan Polisi Blitar

Oleh : redaksi Jumat, 16 Juni 2017

Keterangan : Maraknya kasus perampokan sadis yang menembak korbannya hingga tewas, yang terjadi ahkir-ahkir ini membuat warga menjadi resah. Bukan hanya di ibu kota, di blitar, jawa timur polisi menangkap seorang

Bagikan

Beni yuono 30 tahun, warga desa tumpak oyot kecamatan bakung kabupaten blitar, langsung digelandang oleh petugas kepolisian olres blitar.  Pelaku ditangkap petugas gara-gara mengamuk dan mengancam warga dengan menggunakan senjata api jenis pistol. Selain sepucuk senjata api, dari tangan pelaku polisi juga mengamankan tujuh butir peluru berukuran 9 milimeter.

Dihadapan petugas pelaku mengaku, senjata api tersebut diperoleh dari temannya yang berasal dari lampung. Oleh pelaku pistol tersebut rencananya akan dipergunakan sebagai senjata untuk melakukan aksi perampokan.

Kapolres blitar, akbp slamet waloya mengatakan,  pelaku yang merupakan residivis dalam kasus perampokan tersebut,  adalah anggota sindikat kasus pencurian disertai kekerasan yang sudah sering beraksi di pulau jawa dan sumatra. Saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap salah seorang teman pelaku,  yang diduga menjadi pemilik senjata api tersebut.

Untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatannya/ pelaku akan dijerat dengan undang-undang darurat pasal 12 tahun 51,  dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. Dari Blitar  Moh Aji .