DhohoTV - Sosial

Polisi Bongkar Home Industri Garam Beryodium Tak Sesuai Sni Kediri

Oleh : redaksi Rabu, 14 Juni 2017

Keterangan : Patugas satreskrim polres kediri menggrebek rumah produksi pembuatan garam beryodium tak sesuai standar nasional indonesia. Hasilnya , petugas mengamankan satu orang pemilik usaha dan berhasil menyit

Bagikan

 sugito,  49 tahun diamankan petugas satreskrim polres kediri .  Tersangka diringkus petugas dalam penggerebekan di rumah produksinya di desa banyuanyar,  kecamatan gurah , kabupaten kediri.  Penangkapan terhadap tersangka ini dilakukan kareana ia terbukti memproduksi garam beryodium yang tidak dilengkapi dengan sertifikat standar nasional indonesia atau s-n-i.

Dari pengakuan tersangka,  ia mendapatkan bahan baku garam dari madura lalu disemprot menggunakan cairan yodium secara manual.  Setelah itu produk garam bermerk a-g yang diproduksi oleh ud garam mas ini dipacking dan dijual ke berbagaai pasar tradisonal di wilayah kediri.  Satu kantong garam berisi 20 pak kecil dijual dengan harga 6 ribu rupiah,  sementara keuntungan dalam sebulan mencapai 600 ribu rupiah.

Kapolres kediri akbp sumaryono mengatakan,  penggerebeken rumah produksi garam tak sesuai s-n-i ini bermula dari hasil penyelidikan anggotanya di lapangan.  Dalam penggerebekan tersebut,  berhasil diamankan 1 koma 81 ton garam siap edar ,  berbagai alat produksi yang terdiri dari , galon cairan yoidum,  perekat,  timbangan ,  plastik kemasan dan juga serok.

Perbuatan tersangka sugito yang memproduksi garam beryodium tanpa sertifikat s-n-i sudah membahayakan para konsumen.  Oleh karena itu,  dia dijerat pasal 120 ayat 1 dan ayat 2 undang-undang republik indonesia nomor 3 tahun 2014 tentang perindustrian dengan anacaman pidana pejara selama 5 tahun dan denda paling banyak 3 miliar rupiah . Dari Kediri Habibul Muntaha .