DhohoTV - Sosial

Warga Melakukan Pengusiran Terhadap Pekerja Proyek Tol Nganjuk

Oleh : redaksi Jumat, 09 Juni 2017

Keterangan : Belasa warga terdampak tol dikabupaten nganjuk, melakukan pengusiran terhadap pekerja proyek tol kertosono-ngawi. Aksi ini dilakukan karena warga mengaku belum mendapatkan kompensasi dari pemerintah,

Bagikan

Dengan membawa spanduk,  belasan warga desa bulu putren,  kecamatan sukomoro, nganjuk melakukan aksi protes di lokasi pengerjaan tol kertosono-ngawi.  Aksi protes belasan warga dilakukan dengan cara mengusir pekerja tol yang sedang melakukan pemadatan tanah diarea proyek tol, yang berada di desa bulu putren. 
 
Sempat terjadi adu mulut antara warga dan pekerja tol,  namun keadaan berhasil terkendali. Pekerja proyek tol memilih menyanggupi permintaan warga dengan  menghentikan pengerjaan untuk sementara waktu, sejumlah alat berat dan pekerja proyek tol, memilih menghentikan aktifitasnya. 

Sementara itu, menurut warga terdapat  20 bidang tanah yang dimiliki 15 warga belum menerima ganti rugi yang sesuai, warga menuntut ganti rugi sama sesuai lahan yang terdampak tol pada umumnya yakni senilai 404 ribu per meter. Sementara nilai yang ditawarkan kepada pemilik lahan hanya sebesar 177 ribu per meter. Warga mengaku meski proses ganti rugi telah diserahkan ke pengadilan, sejauh ini belum ada eksekusi dari pihak pengadilan  dan warga bersikukuh bahwa lahan tidak akan diberikan jika harga yang diminta warga tidak disepakati oleh tim pembebasan lahan tol. 

Akibat aksi ini, pihak pengelola tol akhirnya melakukan perytemuan dengan belasan warga,  di balai desa putren, kecamatan sukomoro, untuk menemukan solusinya. Dari Nganjuk Komarudin.