DhohoTV - Sosial

Kawanan Residivis Pencuri Antar Kota Ditembak Polisi Kediri

Oleh : redaksi Rabu, 07 Juni 2017

Keterangan : Kawanan pelaku pencurian spesialis rumah kosong, yang beraksi di berbagai kota dan kabupaten di jawa timur berhasil diringkus petugas kepolisian satreskrim polres kediri . Saat hendak ditangkap, ket

Bagikan

Berjalan sambil meringih kesakitan akibat ditembak kakinya oleh tim buser satreskrim polres kediri, kholik,  samsul huda dan mohammad suhendra alias momon,  warga kecamatan pare kabupaten kediri.  Dikeler ke tempat gelar perkara atas perbuatanya melakukan pencurian disejumlah rumah kosong yang ada di beberapa kabupaten dan kota di eks karisidenan kediri, ketiganya berhasil ditangkap petugas ditempat persembunyiannya di kawasan rumah kos di desa gedang sewu kabupaten kediri. 

Dua dari tiga tersangka terpaksa dilumpuhkan menggunakan timah panas dibagian kakinya karena hendak melawan saat diringkus petugas. Menurut pengakuan kholik salah satu tersangka , ia dan komplotanya telah mencuri dipuluhan tkp rumah kosong yang ada diwilayah kabupaten kediri , blitar , jombang,  trenggalek dan tulungagung.  Setidaknya ada 26 tkp di kabupaten kediri  dan 30 di didaerah lain.  Modusnya,  tersangka melakukan pengintaian terlebih dahulu , sebelum akhirnya mencongkel pintu maupun jendela menggunakan linggis dan mengambil barang berharga milik korban. 

Dihadapan  petugas,  pelaku yang merupakan residivis 4 kali dengan kasus yang sama ini mengaku.  Barang hasil curiannya ia jual kemudian dia gunakan untuk berpesta miras dan bermain perempuan . Dan sisanya untuk mencukupi kebutuhan sehari hari. 

Semnatara menurut kapolres kediri akbp sumaryono, bersama tersangka pihaknya berhasil menyita barang bukti berupa perhiasan,  sejumlah hanphone  dan laptop senilai puluhan juta rupiah serta amunisi peluru senpi yang dicuri  pelaku dari wilayah blitar.  Dua diantara dari mereka juga terpaksa dilumpuhkan karena hendak melawan petugas. 

Akibat perbuatan jahat pelaku, kini ketiganya terancam pasal berlapis yakni pasal 363 kuhp tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara  dan undang undang darurat karena terbukti menyimpan amunisi dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara .  Dari Kediri Habibul Muntaha .