DhohoTV - Sosial

Tak Berijin, Satgas Pangan Tangkap Produsen Krupuk Kediri

Oleh : redaksi Sabtu, 03 Juni 2017

Keterangan : Menindak lanjuti perintah kapolri tentang pembentukan satgas pangan saat ramadhan dan idul fitri, satgas pangan satreskrim polres kediri, berhasil mengamankan ratusan kilogram krupuk mentah dan b

Bagikan

Satgas pangan satuan reserse kriminal polres kediri berhasil membongkar produsen krupuk ilegal milik samidi di kecamatan gurah  kabupaten kediri.  Industri rumahan milik laki-laki berusia 69 tahun ini dibongkar karena tidak dilengkapi surat ijin dari dinas kesehatan,  bpom . Selain itu krupuk yang biasanya digunakan untuk menemani menu makan ini juga tidak mempunyai ijin edar, bahkan siup dan t-d-pnya  telah kadaluarsa.

Dalam proses pembuatan krupuk itu, pelaku mencampurkan obat yang biasa disebut pijer , bleng,  cetitet, obat puli atau obat gendar yang merupakan campuran natrium biborat ,  natrium piroborat,  natrium tetra borat dengan konsentrasi tinggi , tanpa takaran pasti . Sementara bleng adalah bentuk tidak murni dari asam borat atau biasa dikenal dengan boraks untuk bentuk murninya .  Usaha ilegal tersebut telah berdiri selama bertahun tahun dengan omzet 500 ribu rupiah hingga 800 ribu rupiah perhari . Bersama tersangka polisi menyita ratusan kilogram krupuk mentah,  bahan bahan pembuatan serta alat tradisional pembuatan krupuk.

Mengkonsumsi makanan mengandung boraks memang tidak langsung bedampak buruk bagi kesehatan , namun boraks akan menumpuk sedikit demi sedikit dan menyebabkan gangguan pada otak,  hati dan ginjal manusia.Untuk mempertangung jawabkan atas usaha ilegalnya itu,  pelaku terancam pasal 142,  undang undang republik indonesia,  nomor 18 tahun 2012 tentang pangan , dengan ancaman hukuman 2 tahun penjara atau denda 4 milyar rupiah. Dari Kediri Habibul Muntaha .