DhohoTV - Sosial

Kurang Sosialisasi , Warga Keluhkan Ribetnya Mengurus E-Tilang Tulungagung

Oleh : kamik Sabtu, 27 Mei 2017

Keterangan : Ratusan warga di tulungagung , mengeluhkan proses mengurus tilang elektronik, e-tilang , yang di nilai ribet dan menyita waktu . Selain harus mondar-mandir ke berbagai instansi , karena kurang sosi

Bagikan

Sejak jum’at pagi,  ratusan warga berkerumun di halaman kantor kejaksaan negeri tulungagung ,  mereka adalah para pelanggar aturan lalu lintas,  yang terjaring dalam operasi patuh semeru 2017 dan diberikan sanksi berupa surat tilang elektronik , atau e-tilang .  Dengan sistem e-tilang , para pelanggar tidak perlu lagi mengikuti persidangan di pengadilan ,  namun diwajibkan membayar denda melalui bank yang di tunjuk.

Meski saat peluncuran di anggap efektif,  karena uang denda langsung masuk ke kas negara , namun penerapan sistem e-tilang ini , banyak dikeluhkan warga .  Kurangnya sosialisasi,  membuat warga yang mengurus e-tilang,  harus mondar-mandir ke berbagai instansi . Proses pengurusan yang menyita waktu itulah, banyak dikeluhkan warga,  salah satunya adalah fattah,  yang beberapa waktu lalu di tilang petugas,  karena kesalahannya mengoperasikan telepon sambil berkendara.

Menurut fattah,  sesuai dengan tanggal yang tertera di surat tilang , setelah melakukan pembayaran , dia berharap dapat mengambil surat kendaraan di kantor pengadilan negeri tulungagung . Namun sesampainya di pengadilan , ternyata berkas belum di terima pihak pengadilan  dan dia diarahkan untuk menanyakannya ke kepolisian .

Setelah ditanyakan,  pihak kepolisian menyatakan bila berkas sudah dilimpahkan ke kejaksaan  dan surat kendaraan yang di sita dapat di ambil di kantor kejaksaan dengan menunjukkan bukti pembayaran.

Dikantor kejaksaan,  warga mengeluhkan lamanya antrean yang memakan waktu 2 hingga 3 jam, di tambah tidak adanya tempat duduk,  membuat warga yang kelelahan mengantre , terpaksa harus duduk disembarang tempat.   
Warga berharap,  mekanisme pengurusan e-tilang bisa lebih dipermudah dan apabila harus mengantre di kantor kejaksaan,  disediakan tempat duduk , agar tidak kelelahan berdiri,  karena usai dari kantor kejaksaan,  mereka masih harus mengantre lagi di bank,  untuk mengambil kembalian uang denda tilang . Dari Tulungagung Nada Wianto.


 
 

 

 



Media Object

Komunitas kimcil nganjuk

Sosial     Hits : 2015
Media Object

Warga kediri temukan patung ganesa

Dhoho Hari Ini     Hits : 1291
Media Object

live

Live Streaming     Hits : 1183
Media Object

Kisah Pilu Hidup Dikandang Kambing

Dhoho Hari Ini     Hits : 1058
Media Object

Tradisi piton piton

Dhoho Hari Ini     Hits : 996
Media Object

Wisata danau warna

Sosial     Hits : 801