DhohoTV - Sosial

Jelang Bulan Ramadhan , Perajin Bros Ubur-Ubur Aksesoris Jilbab Alami Peningkatan Pesanan Hingga Dua Kali Lipat Tulungagung

Oleh : redaksi Jumat, 26 Mei 2017

Keterangan : Bersamaan datangnya bulan puasa ramadhan , perajin bros ubur-ubur di tulungagung , jawa timur , sebagai aksesoris kerudung atau jilbab , mengalami peningkatan pesanan hingga dua kali lipat , dibanding

Bagikan

Meski bertempat tinggal jauh dari perkotaan , namun tidak menjadi penghalang seseorang untuk berkreativitas yang dapat mendatangkan pundi-pundi rupiah . Seperti halnya siti zaenap setiawati , membuat bros , yang membuka usaha dirumahnya , di desa bendil jati kulon , kecamatan sumbergempol , tulungagung , jawa timur , sebagai pengisi waktu luang , di tengah-tengah aktivitasanya menjadi ibu rumah tangga .

Bros oleh si pembuatnya dinamai bros ubur-ubur , karena aplikasinya menyerupai ubur-ubur di laut , di buat dengan mengandalkan ketrampilan tangan , sebagai aksesoris jilbab yang dikenakan kaum wanita , terbuat dari pita warna-warni , dan monte mutiara .

Gulungan pita berkuran lebar 2 dan 4 centimeter , oleh siti , di lipat-lipat kemudian di jahit tangan , agar tumpukan lipatan tersebut , tidak lepas , hingga mendapatkan bentuk lingkaran maupun bentuk lainnya . Untuk mendapatkan kesan mewah , ataupun agar bros nampak lebih cantik , di pasang monte mutiara yang di tata rapi sesuai bentuk lipatan pita . Selanjutnya , ditempelkan peniti di balik bros tersebut , agar saat dapat di pasang , tidak terlepas .

Bersamaan dengan datangnya bulan puasa ramadhan ini , siti , kebanjiran pesanan bros ubur-ubur buatnyan hingga 2 kali lipat , yang biasanya dalam satu bulan hanya membuat berbagai jenis bros , sebanyak 1.000 pack , untuk bros ubur-ubur yang telah jadi dan di kemas kedalam plastik transparan , oleh siti , di jual mulai harga 3.500 hingga 20.000 rupiah per biji , tergantung model dan ukuran bros .

Meski kerajinan bros ubur-ubur , baru ditekuni dalam satu tahun terkakhir , aneka bros untuk akesesoris jilbab ini , telah mencuri perhatian para kaum hawa , sebagai pemanis saat mengenakan jilbab , sehingga pesanan datang dari sekitar eks karisedenan kediri , maupun dari berbagai kota di jawa , melalui on line maupun off line .

Untuk memenuhi bros ubur-ubur yang cantik ini , dari pemesannya , terpaksa siti , harus melebur menyelesaikan pesanan , apalagi di saat menjalang lebaran idul fitir , pesanan akan terus mengalir , sehingga pesanan dapat tepat waktu . Dari Tulungagung Nada Wianto .