DhohoTV - Sosial

Belasan Warga Penderita Gangguan Jiwa Yang Terpasung , Di Bawa Ke Rumah Sakit Jiwa Lawang Tulungagung

Oleh : redaksi Jumat, 26 Mei 2017

Keterangan : Menindaklanjuti jawa timur 2017 bebas pasung untuk warga penderita gangguan jiwa, belasan penderita gangguan jiwa di kabupaten tulungagung , yang sebelum mereka di pasung oleh keluarganya, karena b

Bagikan

Sebanyak 13 warga penderita gangguan jiwa di selurah kabupaten ,  yang di pasung keluarganya,  jum'at pagi ,  didatangkan ke kantor dinas kesehatan setempat,  yang didampingi keluarganya.  Para penderita gangguan jiwa yang rata-rata lebih dari 5 tahun dan di pasung , akan di rujuk ke r-s-j lawang kabupaten malang , untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Para penderita gannguan jiwa , yang di rujuk di r-s-j lawang ini,  merupakan tindak lanjut dari program pemprov jawa timur , bawa tahun 2017 jawa timur bebas pasung.  Sedangkan di tulungagung sendiri,  terdapat 32 orang dengan gangguan jiwa dan 13 orang yang di rujuk ke r-s-j ,  sedangkan sisanya telah di bawa ke r-s-j . Sehingga dari 13 orang yang di bawa ke r-s-j,  bukan berarti tulungagung, bebas dari warga gangguan jiwa yang terpasung,  namun pihak dinkes akan terus memnatau di lapangan.

Sementara itu ,  total penderita gangguan jiwa di jawa timur,  masih berjumlah ribuan,  dan baru tertangani sekitar 60 hingga 70 peresen,  mengingat di jawa timur  hanya memiliki dua rumah sakit jiwa , yakni r-s-j lawang dan r-s-j menur , yang hanya memiliki daya tampung pasien gangguan jiwa sebanyak 1.400 orang.  

Sedangkan menurut pangakuan dari sejumlah keluarga penderita gangguan jiwa,  bahwa karena keterbatasan biaya untuk merujuk ke rumah sakit jiwa  dan lebih memilih mereka di pasung , agar tidak membahayakan orang lain,  meski mereka pernah r-s-j ataupun ke pengobatan alternatif , namun tak kunjung sembuh juga .

Terbatasnya daya tampung rumah sakit jiwa di jawa timur,  banyak dari penderita gangguan jiwa yang belum tertangangi , sehingga pihak dinkes provinsi jawa timur,  agar dilakukan upaya perawatan berbasis masyarakat , bersama petugas dinas sosial dan para perawat dari pukskesmas setempat,  yang akan datang ke rumah penderita gangguan jiwa , untuk melakukan pengobatan ,  perawatan , rehabilitasi dan edukasi keluarga . Dari Tulungagung Nada Wianto .