DhohoTV - Sosial

Balai Besar Pom Surabaya , Merazia Toko Bahan Kue Dan Sita Ribuan Bungkus Bahan Kue Ilegal Tulungagung

Oleh : redaksi Kamis, 25 Mei 2017

Keterangan : Petugas gabungan dari balai besar pengawas obat dan makanan , pom , surabaya , bersama dinas kesehatan tulungagung dan satreskoba polres setempat , merazia salah toko bahan kue terbesar di tulungag

Bagikan

Di toko sari aroma di jalan abdul fatah kelurahan kenayan,  tulungagung ,  yang merupakan salah satu toko grosir menjual bahan kue,  di razia petugas gabungan dari balai besar pom surabaya,  besar dinas kesehatan tulungagung , dan satreskoba polres setempat .

Di toko ini , petugas mendapati ribuan bungkus bahan kue atau bahan tambahan makanan ilegal , diantaranya baking soda,  susu skim , gula cair , fermipan,  cake emulsilfier dan coklat bubuk , yang di jual kepada masyarakat.  Bahkan setelah dilakukan pemeriksaan di dalam gudang toko,  ditemukan kegiatan kemasan ulang dari berbagai jenis bahan kue , dengan menggunakan merek milik toko sari aroma tersebut.

Setelah dimintai keterangan oleh petugas , pemilik toko tidak dapat menunjukkan surat ijin produksi bahan kue,  sedangkan kode m-d atau makanan dalam negeri,  yang tertera di merek milik tokok,  panda mas , tidak jelas keabsahannya .  Pemilik toko , hanya dapat menunjukkan ijin pangan industri rumah tangga ,  p-i-r-t dan itupu masa berlakunya sudah habis . Sedankan bahan kue yang di jual di toko sari aroma ini ,  seharus berlabel m-d ,  yang dikeluarkan oleh bpom pusat.

Sedangkan menurut masduki , kasi farmasi dinkes tulungagung,  bahwa sebelumnya toko tersebut ,  mengantongi ijin sebagai toko penjual bahan kimia , sehingga pihak dinkes tidak berhak melakukan pemantauan ,  namun saat dilakukan penggrebekan,  ternyata menjual bahan kue.  Bahkan tidak hanya menggunakan label ilegal,  toko ini juga melakukan kemasan ulang terhadap sejumlah bahan kue, yang termasuk kategori produksi  dan tidak terjamin mutunya,  sehingga dapat membahaykan kesehatan.

Sementara itu , agung susanto , pemilik toko , mengakui selama ini tidak ada pembinaan dari dinkes setempat , terhadap bahan kue yang ia jual .  Sedangkan terkait ijin p-i-r-t yang dimilikinya yang tidak berlaku lagi , dirinya tidak mengetahui jika p-i-r-t harus diperbarui .

Dari hasil pegrebekan di toko bahan kue ini,  merupakan upaya pemerintah,  untuk melindungi masyarakat terhadap peredaran makanan dan minuman yang bermasalah,  di saat jelang bulan puasa ramadhan dan lebaran idul fitri.  Selanjutkan ribuan bungkus bahan kue ilegal  , akan di bawa ke balai besar pom di surabaya,  untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Dari Tulungagung  Nada Wianto.