DhohoTV - Sosial

Sidang Pra Peradilan Kediri

Oleh : redaksi Selasa, 23 Mei 2017

Keterangan : Menambah pasal tanpa sepengetahuan, kejaksaan negeri kabupaten kediri digugat pra peradilan ke pengadilan negeri setempat . Atas tindakan kejaksaan, tersangka kasus sewa tanah menuntut dibebaskan da

Bagikan

Pengadilan negeri kabupaten kediri menggelar sidang pra peradilan terhadap kejaksaan negeri setempat . Pemohon adalah dadang heri susanto,  41tahun warga kuwak utara no. 8, kelurahan ngadirejo,  kota kediri,  yaitu tersangka kasus sewa tanah milik perusahaan ternama di kediri .

Sidang dipimpin oleh hakim tunggal santoso ,  sementara penggugat diwakili kuasa hukumnya agustinus jehandu dan dari pihak tergugat dihadiri jaksa yusuf.  Dalam materi gugatan,  tersangka dijerat pasal 385 kuhp ayat 4 tentang sewa menyewa tanah di kepolisian, tetapi kemudian ketika pelimpahan tahap dua di kejaksaan muncul pasal 372 kuhp tentang penggelapan, yang membuatnya ditahan .  Tersangka tidak pernah diperiksa menggunakan pasal penggelapan , sehingga menutut kuasa hukumnya perbuatan kejaksaan bertentangan dengan pasal 110 ku-hap.  Oleh karena itu, tersangka menuntut dibebaskan dan diberi ganti rugi 500 juta rupiah serta rehabilitasi namanya.

Setelah mendengar materi gugatan pra peradilan yang dibacakan pengacara tersangka ,  majelis hakim kemudian memutuskan untuk menunda sidang dan dilanjutkan hari berikutnya dengan agenda pembelaan dari kejaksaan sebelum akhirnya diputuskan. Jaksa yang menghadiri sidang mengaku,  akan melaporkan hasil sidang terlebih dahulu.

Untuk diketahui,  dadang heri susanto dilaporkan ke polres kediri oleh nyoman karena menyewakan tanah yang disewa dari perusahaan ternama di kediri kepada orang lain,  pada maret 2017 lalu. Ada 51 bidang tanah seluas kurang lebih 14 hektar tersebar di wilayah desa karangrejo , kwadungan dan ngasem ,  kecamatan ngasem ,  kabupaten kediri yang disewakan.  Akhirnya, dadang ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal 385 kuhp ayat 4. Dari Kediri  Habibul Muntaha.