DhohoTV - Sosial

Limbah Medis Di Buang Sembarangan Di Tepi Sungai Tulungagung

Oleh : redaksi Senin, 22 Mei 2017

Keterangan : Ribuan jarum suntik bekas dan botol obat-obatan ditemukan berserakan di bawah jembatan kabupaten tulungagung . Limbah medis berbahaya tersebut, di duga di buang oleh seseorang malam hari , bahkan war

Bagikan

Ribuan jarum suntik bekas ,  botol obat-obatan dan botol vaksinasi ini , di buang di bawah sebuah jembatan gantung , di tepi sungai di desa kendal bulur ,  kecamatan boyolangu,  kabupaten tulungagung .  Limbah medis berbahaya tersebut,  dibiarkan berserakan , bercampur dengan berbagai sampah rumah tangga , yang juga di buang di tepi jembatan tersebut .

Sejumlah jarum suntik bekas tersebut , telah terlepas dari tutup pengamannya,  bahkan masih tersisa bercak darah di tutup jarum suntik , sehingga sangat membahayakan warga sekitar . Selama ini , limbah medis yang termasuk dalam kategori limbah bahan berbahaya atau beracun  dan tidak boleh di buang sembarangan.  Sampah medis ini,  harus dimusnahkan dengan cara di bakar kedalam incenerator ataupun di kubur .

Terkait sampah medis yang di buang sembarang di tepi sungai tersebut,  warga sekitar tidak mengetahui siapa pembuangnya dan dimungkinkan dilakukan oleh warga desa lain  ,  meski pernah di pasang papan larangan membuang sampah,  namun hilang .

Hingga saat ini,  pihak kepolisian setempat,  masih melakukan penyelidikan , untuk mengetahui pelaku pembuangan sampah medis tersebut .  Dari informasi yang didapatlkan sementara,  aksi pembuangan limbah medis ini,  dilakukan pada malam hari , dan baru diketahui oleh warga,  keesokan harinya . Polisi  juga berencana untuk meminta keterangan terhadap beberapa warga , yang bertempat tinggal di sekitar jembatan  .

Pembuangan limbah medis yang tidak sesuai dengan aturan ini , sangat membahayakan warga sekitar .  Beberapa obat-obatan ataupun vaksinasi yang masih terdapat dalam botol bekas,  dikhawatirkan akan mencemari lingkungan sekitar . Adanya ribuan jarum suntik bekas,  juga dikhawatirkan digunakan oleh warga,  karena dapat menancap di kaki . Dari Tulungagung  Nada  Wianto .