DhohoTV - Sosial

Sering Dianiaya Dan Diancam Akan Dibunuh, Dua Tkw Yang Hamil Kabur Dari Rumah Penampungan Blitar

Oleh : redaksi Kamis, 04 Mei 2017

Keterangan : Sering dianiaya dan disiksa, dua tenaga kerja wanita (tkw) kabur dari rumah penampungan di kabupaten blitar . Salah-satu tkw yang sedang hamil muda mengaku nekat kabur, karena diancam akan dibunuh ji

Bagikan

Inilah sunarsih 36 tahun asal kecamatan jatiroto kabupaten tuban,  yang terbaring di rumah sakit ngudi waluyo-wlingi kabupaten blitar.  Sunarsih sendiri, terpaksa menjalani perawatan secara intensif, karena mengalami pendarahan saat kabur dari rumah penampungan. 

Sunarsih ditemani oleh sumiati 45 tahun,  warga kabupaten ponorogo.  Kedua calon tenaga kerja wanita tersebut, nekat kabur dari rumah penampungan tkw, di daerah wonorejo kecamatan talun kabupaten blitar, karena tidak betah. Sunarsih mengaku,  ia dan sumiati nekat kabur dari rumah penampungan karena sering disiksa dan dianiaya oleh pemilik penampungan. Bahkan,  ia juga diancam akan dibunuh, jika tidak menggugurkan kandungannya.  Ia dan sumiati kemudian kabur dengan cara meloncat lewat jendela dari lantai atas, dan meminta pertolongan ke rumah warga penduduk. 

Sementara,  warga yang menolong kedua calon tkw mengaku, rumahnya diketuk malam-malam. Saat dilihat ternyata ada perempuan yang meminta perlindungan karena nyawanya terancam.  Dirinya kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. 

Usai mendapatkan laporan,  pihak kepolsian langsung mendatangi lokasi penampungan dan mengamankan pasutri pemilik rumah penampungan untuk dimintai keterangan.  Dari rumah penampungan, polisi juga menemukan tiga orang calon tkw yang kondisinya juga memprihatinkan.

Kini kasus kaburnya dua calon tkw dari rumah penampungan, masih dalam penyelidikan pihak kepolsian polres blitar . Dari Blitar Moh Aji .