DhohoTV - Sosial

Hs Transport Diduga Palsukan Surat Uji Kir Tulungagung

Oleh : redaksi Jumat, 28 April 2017

Keterangan : Terkait kecelakaan maut di jalan raya puncak bogor, yang melibatkan bus pariwisata h-s transport, bernomor polisi ag 7057 ur. Dinas perhubungan kabupaten tulungagung, jawa timur, memastikan , jika ken

Bagikan

Terkait dugaan pemalsuan surat uji kir bus hs transport bernomor polisi ag 7057 ur, yang terlibat dalam kecelakaan maut, hingga mengakibatkan 5 orang tewas di jalan raya puncak bogor, jawa barat, beberapa hari lalu. Balai uji kir dinas perhubungan tulungagung, jawa timur, memastikan, jika kendaraan tersebut terakhir kali melakukan uji kir di balai uji kir tulungagung, pada tanggal 4 februari 2015 dengan masa berlaku hingga 4 agustus 2015.

Berdasarkan data yang dimiliki balai uji kir dishub tulungagung, bus nopol ag 7057 ur dengan nomor rangka mherk 2 hrl xxa40759, dan nomor mesin h07ctaj10934, yang masih terdaftar di tulungagung tersebut, telah dijual pemilik sebelumnya yakni p-o bus harapan jaya, kepada imam lestari yang beralamat di cileungsi, bogor jawa barat, pada tanggal  2 maret 2015.

Balai uji kir dishub tulungagung mencatat, kendaraan tersebut terakhir kali melakukan uji kir di tulungagung, pada 4 februari 2015 dan habis masa berlakunya 4 agustus 2015. Setelah itu tidak pernah melakukan uji kir lagi di tulungagung, maupun menumpang uji kir lagi di tempat lain.

Terkait temuan dugaan pemalsuan surat uji kir bus hs transport tersebut, petugas penguji penyelia dishub tulungagung, iwan agung mengatakan, berdasarkan bukti foto yang diterima, surat tersebut terindikasi palsu. Hal tersebut dilihat dari nomor induk pegawai yang tertera di surat tersebut, berbeda dengan nomor induk pegawai yang bersangkutan, kejanggalan lain adalah pada stiker tanda samping kendaraan, menurutnya balai uji kir tulungagung, tidak pernah mengeluarkan stiker seperti pada foto yang diterima. Saat ini dishub tulungagung, tengah mengumpulkan berbagai data penunjang, yang dibutuhkan pihak kepolisian dan dinas perhubungan bogor, untuk membantu proses penyelidikan indikasi pemalsuan buku uji kir tersebut. Dari Tulungagung Nada Wianto .