DhohoTV - Sosial

Cuaca Buruk Diperairan Selatan Jawa Berlarut-Larut , 2 Tahun Nelayan Teluk Popoh Nyaris Tak Melaut Tulungagung

Oleh : redaksi Kamis, 06 April 2017

Keterangan : Cuaca buruk yang melanda perairan selatan jawa , yang terus berlarut-larut , membuat ratusan nelayan di teluk popoh tulungagung , jawa timur , nyaris 2 tahun terakhir tidak melaut untuk mencari ikan ,

Bagikan

Dua tahun terakhir ratusan nelayan teluk popoh di desa besole , kecamatan besuki , tulungagung , jawa timur , nyaris tidak pernah lagi pergi melaut mencari ikan , karena sepajang dua tahun pula , cuaca buruk melanda perairan selatan pulau jawa . Dalam kondisi tersebut , tidak pernah henti terjadi gelombang tinggi yang mencapai lebih dari 2 meter , dan angin kencang , di tengah laut .

Untuk menghindari kecelakaan di laut , saat menangkap , para nelayan lebih memilih menambatkan perahu dan kapalnya di dermaga pangkalan pendaratan ikan , p-p-i , popoh . Bahkan di p-p-i sendiri , setiap hari juga tidak ada kegiatan pelelangan ikan , yang terlihat hanya sejumlah pedagang ikan , dan nelayan yang duduk-duduk , sambil menunggu cuaca sedikit normal , untuk pergi melaut .

Untuk nelayan yang tidak memiliki pekerjaan lain , selain mencari ikan di laut , mereka memberanikan diri nekat melaut , hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari . Bagi nelayan yang nekat melaut , hanya berani melaut tidak lebih dari 1 mil , itupun seringkali , pulang tidak mendapat tangkapan ikan . Bahkan , dengan seringnya turun hujan , juga menyebabkan tidak adanya ikan disekitar teluk popoh .

Meski saat ini , tidak musim ikan , namun sejumlah nelayan sedikit bernapas lega , karena mereka masih dapat mencari udang kecil , atau oleh nelayan setempat di sebut udang dogol dan udang umban , disekitar teluk popoh dan pantai sidem , yang berdekatan dengan pulau-pulau kecil . Namun demikan , hasil yang di dapat sangat minim , yakni sekitar 10 hingga 15 kilogram , yang di jual ke pedagang ikan seharga 3 ribu hingga 40 ribu rupiah per kilogram , bahkan banyak dari mereka , pulang tanpa hasil .

Dari hasil tangkapan udang tersebut , hanya cukup untuk keperluan hidup sehari , karena hasil udang yang di jual , tidak sebanding dengan biaya operasional selama mencari ikan , yakni rata-rata 200 ribu rupiah . Sehingga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari , selama tidak melaut , sebagian nelayan menjadi buruh tani , maupu berdagang .
Saat ini , para nelayan teluk popoh hanya bisa pasrah dengan kondisi seperti ini , dan mereka tidak berharap banyak kepada pemerintah setempat , untuk memberikan bantuan berupa apapun . Dari Tulungagung Nada Wianto .