DhohoTV - Sosial

Agen Pakan Ternak Mengeluh Akibat Peternak Boikot Pakan Blitar

Oleh : kamik Jumat, 31 Maret 2017

Keterangan : Buntut aksi ribuan peternak lantaran anjloknya harga telor, dan aksi boikot terhadap pakan pabrikan, membuat sejumlah agen penjualan pakan pabrikan di blitar,mengalami turun omset. Akibatnya, agen pab

Bagikan


Dampak aksi peternak melakukan boikot terhadap pakan pabrikan, membuat omset sejumlah agen pakan di blitar merugi. Mereka mengalami penurunan omset hingga ratusan ton per hari. Ironisnya, kondisi ini telah berlangsung sekitar dua bulan terakhir. Seorang pemilik agen pakan pabrikan di desa wonodadi kabupaten blitar, beky hardiansyah mengaku, sejak diboikot oleh peternak ayam petelur, usahanya terus merugi. Agen pakan pabrikan yang telah merintis usaha sejak tahun 2005 ini, berdalih jika tudingan peternak rakyat tidak benar, bahwa pabrikan besar merupakan penyebab turunnya harga telur di pasaran.

Sementara, sejumlah peternak yang menggunakan pakan pabrikan ini mengaku justru terbantu dengan produk pakan pabrikan. Meski harga lebih mahal, namun sebanding dengan kualitas dan harga jualnya yang masih diatas harga pasaran. Selain itu, pakan pabrikan juga membeli telor para peternak, dengan harga yang stabil, meski saat ini harga telor di pasaran anjlok.

Sebelumnya, ribuan peternak blitar menggelar aksi ke jakarta, karena harga telur yang terus anjlok diharga 14.200 rupiah per kilogramnya, padahal harga normal 17.000 rupiah. Para peternak menuding, permainan pakan pabrikan besar bermain dengan mengeluarkan telur penetasan ke pasar tradisional, hingga membuat harga jatuh. Dari Blitar Moh Aji.

 
 

 

 



Media Object

Komunitas kimcil nganjuk

Sosial     Hits : 2011
Media Object

Warga kediri temukan patung ganesa

Dhoho Hari Ini     Hits : 1289
Media Object

live

Live Streaming     Hits : 1159
Media Object

Kisah Pilu Hidup Dikandang Kambing

Dhoho Hari Ini     Hits : 1058
Media Object

Tradisi piton piton

Dhoho Hari Ini     Hits : 994
Media Object

Wisata danau warna

Sosial     Hits : 798