DhohoTV - Politik

Kejaksaan Tahan Dua Tersangka Korupsi Bpr Trenggalek Jatim

Oleh : Redaksi Jumat, 09 September 2016

Keterangan : Kejaksaan negeri trenggalek , jawa timur , menahan dua tersangka kasus dugaan korupsi kredit fiktif , dan pengambilan dana nasabah di bank b-p-r jatim , atau yang sekarang berubah nama menjadi bank u-

Bagikan

Setelah menjalani pemeriksaan selama 6 jam , dua tersangka kasus dugaan korupsi kredit fiktif , dan pengambilan dana nasabah di bank perkreditan rakyat , b-p-r , jatim , atau bank u-m-k-m jatim , kantor cabang trenggalek , yakni nur mohammad , dan edi sutrisno , akhirnya ditahan kejaksaan negeri trenggalek .

Kedua tersangka langsung di giring dari ruang pemeriksaan menuju mobil tahanan , dan selanjutnya para tersangka tersebut ,  dititupkan di rumah tahanan , rutan , kelas 2 b trenggalek .

Juru bicara kejaksaan negeri trenggalek , mochammad taufik , mengatakan penahanan ini , dilakukan setelah pihaknya mendapatkan alat bukti cukup dan keterangan yang meyakinkan atas perbuatan yang dilakukan kedua tersangka . Sehingga sesuai prosedur , pihaknya akan melakukan penahanan tahap pertama selama 20 hari kedepan .

Dari pemeriksaan yang dilakukan tim penyidik kejaksaan , tersangka nur mohammad , yang menduduki jabatan kepala kantor kas karangan , mengakui telah bersekongkol dengan tellernya , yakni tersangka edi sutrisno , untuk melakukan tindak pidana korupsi dengan mengajukan kredit fiktif , dan pengambilan dana nasabah secara ilegal selama hampir 6 tahun , mulai dari 2010 hingga 2016 .

Selama 6 tahun melakukan tindak pidana korupsi , para tersangka di duga telah merugikan keuangan bank milik pemprov jatim ini , senilai 4 kom 98 miliar rupiah . Selama beraksi , tersangka telah menyalahgunakan 175 rekening nasabah , namun hingga kini kejaksaan masih belum menemukan adanya keterlibatan pihak lain .

Sementara itu , kuasa hukum tersangka , mulyadi , mengaku terkejut dengan penahanan kliennya , karena selama ini , pihaknya selalu kooperatif dan tidak mempersulit proses penyelidikan maupun penyidikan . Rencananya , kuasa hukum tersangka akan melakukan koordinasi dengan keluarga , untuk mengajukan upaya hukum berupan penangguhan penahanan .
Dalam dugaan korupsi bank milik pemerintah provinsi jawa timur ini , kedua tersangka dapat di jerat dengan pasal berlapis dalam undang-undang nomor 20 tahun 2001 , tentang pemberantasan tindak pidana korupsi .  Dari Trenggalek , Jawa Timur, Dwi Wianto.