DhohoTV - Dhoho Hari Ini

Festival Budaya, Gerakan Peran Pemuda

Oleh : Habibul Muntaha Senin, 01 Nopember 2021

Keterangan : anggota DPRD Kota Kediri Regina Nadia Suwono menggelar festival budaya

Bagikan

Dhohotv.com, KEDIRI - Menganggap pentingnya peran anak muda dalam budaya, anggota DPRD Kota Kediri Regina Nadia Suwono menggelar festival budaya. Festival Budaya Nyawiji Bebudayan Ing Bhumi Panji tersebut di Hotel Bukit Daun Kediri, Minggu (31/10).

Gelaran festival budaya yang diterapkan dimasa pandemi COVID-19, disesuaikan dengan protokol kesehatan yang ketat dengan penonton dan selain itu secara online juga menggunakan media sosial.

Regina Nadya Suwono yang merupakan perempuan kelahiran asli Kediri mengungkapkan jika dirinya memiliki hobi menari dan nembang jawa, namun karena harus melanjutkan studi ke luar negeri, latihan menari dan nembang jawa ia melakukan hanya di waktu senggang.

Dalam momentum peringatan hari Sumpah Pemuda 28 Oktober yang baru saja diperingati membuat yakin mendukung digelarnya acara Festifal Budaya Nyawiji Bebudayan Ing Bhumi Panji ini.

Festival gelaran ini merupakan ide dari Pokmas Kesenian Sekar Arum Kota Kediri, menampilkan kebudayaan Kota Kediri, mulai dari jaranan, lomba menyanyi campursari antar kelurahan, lomba tari tradisional antar kelurahan dan juga menampilkan lawakan Cak Percil sebagai puncak acara.

"Diharapkan festival budaya ini bisa memberi edukasi masyarakat tentang pentingnya peranan anak muda dalam budaya. Khususnya ini kita adakan juga dalam pembelian hari Sumpah Pemuda," kata Regina.

Dikemas dalam festival, diharapkan kedepan kegiatan ini bisa menjadi contoh pihak-pihak terkait dengan bentuk selalu budaya Kota Kediri.
Kota Kediri sangat bersejarah. Dan itu bisa kita buat sebagai branding Kota Kediri. 

"Untuk meningkatkan ekonomi daerah dengan cara branding kota ini. Harapannya kota historik ini kita angkat, kita belum pernah dikenal hanya sebagai kota industri," lanjut Regina .

Dalam festival tersebut sempat tampil untuk menampilkan tarian bertema Panji Asmoro Bangun dan Dewi Sekar Panji. Sebelum tampil Regina mengaku hanya sempat empat kali berlatih.

"Saya harap meskipun gerakannya sederhana, maknanya tersampaikan lewat tarian itu tadi. Dengan keterlibatan saya di situ bisa memberikan contoh ke anak muda, siapa pun bisa ikut aktif termasuk untuk menari langsung," jelas perempuan yang aktif dalam kegiatan sosial dan pendidikan anak tersebut.(Bud/bib).