DhohoTV - Dhoho Hari Ini

Persyaratan Baru, Pemohon SIM Harus Lampirkan Hasil Tes Psikologi

Oleh : Habibul Muntaha Kamis, 19 Desember 2019

Keterangan : AKP Indra Budi Wibowo, Kasatlantas Polresta Kediri

Bagikan

Dhohotv.com, Kediri - Mengacu Peraturan dan persyaratan yang diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan serta Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 9 Tahun 2012  tentang Surat Ijin Mengemudi, pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) harus lulus tes psikologi.

Empat hari lalu tepatnya tanggal (16/12/2019) Kepolisian memberlakukan persyaratan baru kepada pemohon SIM, jika  sebelumnya pemohon Hanya melampirkan hasil tes kesehatan untuk mengurus SIM, sekarang ditambah harus melampirkan hasil tes Psikologi.

"Sebenarnya, ini sudah lama diberlakukan. Kalau dulu, hanya untuk SIM A umum, SIM B, SIM B I, B I umum, SIM B II, dan B II umum. Tapi sekarang sudah diberlakukan untuk semua pembuatan SIM di Jawa Timur, seperti  SIM A, SIM C, serta perpanjangan masa berlaku SIM," Ujar AKP Indra Budi Wibowo Kasatlantas Polresta Kediri, kamis (19/12) siang.

Masih kata Indra, "pelaksanaan tes psikologi ini berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/19633/X/2013 tentang kelengkapan rohani atau psikologi untuk permohonan SIM. Serta UU Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia," sambungnya.

Sedangkan untuk lokasi tes Psikologi atau kejiwaan, pemohon boleh dimana saja yang penting sesuai prosedur dan bisa dipertanggung jawabkan.

"Bebas dimana saja boleh, seperti tes kesehatan kan juga gitu, mau di puskemas atau dirumah sakit mana aja, yang penting waktu datang membawa hasil tes yang Ada masa berlakunya selama satu bulan, sehingga nantinya bisa digunakan lagi jika ujian permohonan SIMnya belum lulus," lanjutnya.

Tes psikologi ini meliputi kemampuan konsentrasi, kecermatan, kemampuan penyesuaian diri, dan stabilitas emosi, sebelumnya dipolresta kediri pernah terjadi insiden, salah seorang pemohon SIM mengalami gangguan saat melakukan tes praktek pengurusan SIM. Setelah diperiksa ternyata pemohon tersebut sedang menjalani terapi (perawatan).(bib/yni)