DhohoTV - Dhoho Hari Ini

Kembangkan Tanaman Bambu, GG ajak Media Bertolak Ke Kampung Bambu Jawa Barat

Oleh : Habibul Muntaha Kamis, 31 Oktober 2019

Keterangan : Tim Humas PT GG dan Awak Media di sebelum bertolak ke Jawa Barat

Bagikan

Dhohotv.com, Kediri - PT Gudang Garam Tbk Kediri, Jawa Timur, mengajak awak media mengunjungi Wanawisata Bambu di sejumlah Daerah di Jawa Barat, Kunjungan ini bertujuan untuk menyaksikan langsung  pengelolaan ekowisata berbasis pelestarian lingkungan yang memberi nilai ekonomi masyarakat.

Kabid Humas PT Gudang Garam, Iwhan Tri Cahyono mengatakan,  Study Banding ini dimulai tanggal 31 Oktober - 3 November 2019, Puluhan pewarta dari berbagai media akan di ajak ke ke Dusun Bambu dan Saung Angklung Udjo, Bandung, Jawa Barat.

"Semoga dari kunjungan ini, nanti muncul gagasan atau ide baru terkait pengembangan ekosistem bambu untuk kami kembangkam di Kediri, seperti yang sudah kami lakukan penyaluran Program Corporate Social Responsibility (CSR), penanaman bambu beberapa tahun lalu di lereng gunung Wilis dan Kelud," Ucapnya saat Ceremony pemberangkatan di Ruang Gong Wang Fu Hotel Grand Surya, kamis (31/10/2019) sore.

Ihwan menambahkan, penanaman Belasan Ribu bibit  bambu tahap pertama yang dilakukan 13 Februari 2016 lalu, saat ini sudah berdampak positif bagi masyarakat sekitar, mereka memanfaatkan keberadaan bambu untuk kerajinan yang bernilai ekonomis, meskipun skalanya masih industri rumahan.

"Kami juga kemarin sudah sempat mendata, beberapa warga masyarakat di lereng Wilis khususnya sudah bergerak selama ini di industri kerajinan bambu, walaupun skalanya masih industri rumahan dan bersifat perorangan," Sambungnya.

Untuk diketahui, Dusun Bambu adalah ekowanawisata yang terletak di ketinggian 1500 mpdl di Cisarua, Bandung Barat. Tempat tersebut menyuguhkan pemandangan bangunan dengan konsep hijau (green). Dengan susana Sejuk khas kawasan pegunungan.

Sedangkan Saung Angklung Udjo (SAU) adalah, destinasi wisata yang dilengkapi tempat pertunjukan, pusat kerajinan tangan dari bambu, dan workshop instrumen musik dari bambu. Selain itu SAU juga menjadi laboratorium kependidikan dan pusat belajar kebudayaan Sunda, khususnya angklung.(bib/yni)