DhohoTV - Dhoho Hari Ini

Satu Jam Sebelum Coblosan, Sekelompok Warga Jatirejo Gruduk Rumah Anggota DPRD

Oleh : Habibul Muntaha Rabu, 30 Oktober 2019

Keterangan : Suasana Pencoblosan Pilkades di Desa Jatirejo

Bagikan

Dhohotv.com, Kediri - Warga Desa Jatirejo, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Rabu (30/10/2019) pagi mendatangi rumah Antok Prapungka Jaya, Anggota DPRD Kabupaten Kadiri. Kedatangan Warga Untuk mempertanyakan dugaan keterlibatan Anggota DPRD dari Fraksi Nasdem tersebut terkait pencalonan Pilkades.

Informasi yang berhasil dikumpulkan dhohotv.com dilapangan, Insiden itu terjadi pukul 07.00 WIB, satu jam sebelum coblosan di Desa Jatirejo, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri dimulai. 

Sekelompok warga Dusun Gondang, Desa Jatirejo berkumpul dirumah antok untuk memenuhi undangan makan soto gratis yang lokasinya berada di ruang belakang, kegiatan itu nampaknya memancing sekelompok warga yang diketahui simpatisan Calon Kepala Desa (Cakades), warga yang curiga kemudian secara bersamaan mendatangi rumah Antok yang berlokasi di Desa Banyakan.

Salah satu warga Dusun Jatirejo, Shokib, menerangkan, warga hanya ingin memperingatkan agar warga Desa Jatirejo yang datang ke rumah milik Antok, untuk segera membubarkan diri dan pergi ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Tadi hanya berselisih paham. Kita ingin situasi Pilkades kondusif dan tidak memanas. Kita minta para warga yang datang tadi membubarkan diri," ucapnya saat ditemui di TPS.

Lebih lanjut dikatakan Shokip, warga berselisih paham karena dipicu lokasi rumah milik Antok Prapungka tidak berada di wilayah Desa Jatirejo, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. "Soalnya kalau mengundang makan dan berada di luar desa kan nggak boleh. Kita inginnya kondusif. Lokasi rumah tadi berada di Desa Banyakan, hal ini tadi yang memicu warga berselisih paham," sambungnya.

Sementara itu, Antok Prapungka, Anggota DPRD Kabupaten Kediri Usai Insiden tersebut menjelaskan, jika tidak ada arahan maupun bagi-bagi uang dalam acara makam gratis yang digelar di rumahnya tadi pagi. "Ini tadi sebenarnya hanya ada mis komunikasi. Ini murni acara makan gratis dan tidak ada yang mengarahkan harus mencoblos salah satu calon," paparnya.

Namun dirinya mengakui jika undangan makan gratis ini memang dibiayai oleh salah satu calon Pilkades Desa Jatirejo. "Memang makan gratis ini dibiayai oleh salah satu calon. Kit tadi mengundang warga karena memang keluarga istri saya banyak di Dusun Gondang, Desa Jatirejo, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Sedangkan rumah saya juga tidak jauh dari Dusun Gondang," tegasnya.

Situasi akhirnya mereda setelah petugas kepolisian datang ke lokasi rumah milik Antok Prapungka. Polisi meminta warga yang datang kelokasi segera membubarkan diri usai makan making Soto.

Perlu diketahui, di Desa Jatirejo sendiri terdapat 3.700 suara, seluruh suara itu berasal dari 3 dusun, meliputi Dusun Gondang, Dau, Dan Jatirejo.Sementara pada Pilkades di Dua Calon yaitu Solikin Calon petahana  Sodiq yang sebelumnya berprofesi sebagai Perangkat desa setempat.(bib/yni)