DhohoTV - Dhoho Hari Ini

Timsus Polresta Kediri Ringkus 5 Pelaku Suap Pilkades

Oleh : Habibul Muntaha Rabu, 30 Oktober 2019

Keterangan : Press Realese Pelaku Suap Pilkades di Mapolres Kota Kediri

Bagikan

Dhohotv.com, Kediri - Satgas anti Money Politik dan Anti Botoh Polresta Kediri, Jawa Timur. Berhasil meringksu 5 orang pelaku suap untuk mendukung calon tertentu dalam Pilkades serentak se-Kabupaten Kediri, kelima tersangka ditangkap dari Desa Sidomulyo Kecamatan Semen Dan Kaliboto Kecamatan Tarokan.

Masing-masing pelaku adalah Inesial S (47), H (40) dan I (44) warga Desa Sidomulyo Kecamatan Semen dan SGN (45), JMN (35) warga Desa Kaliboto Kecamatan Tarokan, seluruhnya berasal dari Kabupaten Kediri.

Tim Khusus (Timsus) dari Unsur Reskrim dan Intelka berhasil meringkus para pelaku dari dua desa yang berbeda, S, H dan I di ringkus didesanya karena kedapatan membagi-bagikan uang senilai Rp.100.000  didalam amplop kepada warga agar memilih calon Kepala Desa (Cakades) tertentu.

Sedangkan SGN dan JMN juga ditangkap di desanya yakni di Desa Kaliboto setelah memberikan kupon bertuliskan nomor 2 pilihanku kepada warga, supaya mencoblos calon kepala desa pilihanya, pelaku menjanjikan jika cakades tersebut terpilih, kupon itu bisa ditukarkan untuk mengambil beras seberat 10 Kg.

Kapolresta Kediri AKBP Miko Idrayana didampingi Kasatreskrim AKP Hanif Fatih Wicaksono mengatakan, para pelaku ini melakukan tindakan suap dengan modus operandi yang berbeda sehingga pasal yang disangkakan berbeda, yakni pasal 149 junto 55 KUHP dan pasal 53 junto pasal 149 serta pasal 55 KUHP, tentang suap dan tindakan kejahatan untuk melawan peraturan yang sudah ada.

"Yang berbeda dalam pelaksanaan kegaiatan kemarin, yang terjadi di Semen para calon pemilih sudah mendapatkan uang yang dimasukan dalam amplop, until yang di Desa Kaliboto Kecamatan Tarokan, masih berupa janji dari pelaku untuk menukarkan kupon yang telah diberikan dengan beras setelah kegiatan pencoblosan. Sehingga pasal yang kita Persangkakan terhadap para tersangka terdapat perbedaan," Jelas AKBP Miko saat Konfrensi Pers, Rabu (30/10/2019) siang.

Dari kasus ini, Polisi mengamankan sejumalah barang bukti, antara lain 207 amplop berisi uang senilai Rp. 100. 000, dan 5 lembar kupon bertuliskan nomor 2 pilihan yang berstempel team 2 dibelakangnya.

Akibat perbuatanya, para pelaku dikenakan ancaman hukuman 9 bulan sehingga tidak bisa dilakukan penahanan, namun pelaku diberi hukuman wajib lapor dan kasus ini masih dalam proses hingga ke pengadilan.

Perlu diketahui, di Wilayah hukum polresta kediri, ada 51 Desa mengadakan Pilkades, dari total keseluruhan sebanyak 254 se-Kabupaten Kediri. Pilkades serentak sendiri digelar hari ini rabu (30/10), di ikuti 500 orang lebih Cakades.(bib/yni)